49m yang lalu
Rain Ajukan Piagam Bank Perwalian Nasional AS di Tengah Gugatan Perizinan Kripto
Rain mengajukan permohonan piagam (charter) bank perwalian nasional di Amerika Serikat pada saat kerangka perizinan bank perwalian untuk bisnis kripto tengah digugat. Mengutip CoinDesk, perusahaan telah mengajukan aplikasi pembentukan Rain National Trust Bank. Jika disetujui oleh Office of the Comptroller of the Currency (OCC), entitas ini dapat menyediakan layanan kustodian aset digital, mengelola cadangan stablecoin, serta menerbitkan stablecoin yang didukung dolar AS.
Dalam pengajuannya, Rain menegaskan Rain National Trust Bank tidak akan beroperasi seperti bank ritel. Entitas tersebut tidak akan menerima simpanan, tidak menawarkan rekening giro maupun tabungan, tidak menyediakan rekening konsumen, dan tidak menyalurkan kredit komersial. Statusnya adalah bank perwalian nasional tanpa asuransi, sehingga tidak dilindungi Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC). Aset yang dititipkan tetap diakui sebagai aset nasabah dan tidak menjadi liabilitas bank. Rain juga menyatakan cadangan yang menopang stablecoin yang diterbitkan entitas tersebut tidak akan dijaminkan, dipinjamkan, atau digunakan kembali.
Dalam pengumuman bertanggal 5 Oktober, Rain menyebut bank yang diusulkan akan berkantor pusat di New York dan beroperasi sebagai anak usaha yang dipisahkan permodalannya (separately capitalized subsidiary) di bawah pengawasan OCC. Rain menekankan bisnis intinya tetap sebagai platform pembayaran stablecoin dan tidak akan bertransformasi menjadi bank.
Jika memperoleh persetujuan, Rain National Trust Bank akan menawarkan tiga lini bisnis utama untuk klien institusional: kustodian fidusia untuk aset digital yang disetujui dan dolar AS dengan pemisahan aset klien dari aset bank; pengelolaan cadangan bagi penerbit stablecoin yang disetujui; serta potensi bertindak sebagai penerbit stablecoin dolar AS yang terdaftar berdasarkan GENIUS Act. Rain menyebut bahwa di bawah GENIUS Act, bank yang diusulkan dapat mengelola cadangan untuk penerbit stablecoin yang disetujui.
CEO sekaligus cofounder Rain, Farooq Malik, mengatakan para pelanggan yang memakai infrastruktur Rain menginginkan aset yang mendasari proyek mereka disimpan oleh kustodian yang diawasi regulator federal. Ia menambahkan bank yang diusulkan akan beroperasi sebagai entitas independen yang memegang aset pelanggan di bawah pengawasan OCC.
Saat ini Rain menyediakan infrastruktur untuk kartu stablecoin, dompet (wallet), dan transfer. Perusahaan menyatakan para mitranya melayani jutaan pengguna akhir dan selama ini mengandalkan kombinasi lisensi tingkat negara bagian, kustodian eksternal, dan penerbit stablecoin pihak ketiga. Aplikasi piagam ini ditujukan untuk membawa sebagian fungsi tersebut ke dalam kerangka bank perwalian federal yang diusulkan.
Rain menominasikan Brandon Soto sebagai Presiden dan Chief Executive Officer untuk bank yang diusulkan, dengan penunjukan yang tetap bergantung pada peninjauan OCC. Soto sebelumnya menjabat Chief Financial Officer di Square Financial Services, bank industri berizin negara bagian milik Block, dan kemudian menjadi Chief Financial Officer di Coastal Financial Corporation.
Pengajuan Rain muncul saat OCC menghadapi gugatan dari perbankan komunitas. Beberapa hari sebelum Rain menyerahkan aplikasinya, Independent Community Bankers of America (ICBA) mengajukan gugatan di pengadilan federal yang menantang kerangka hukum yang digunakan OCC dalam memberikan piagam bank perwalian nasional. Perkara ini memicu perdebatan yang kian memanas mengenai jalur masuk perusahaan kripto dan pembayaran ke sistem perbankan federal.
Pada 2 Oktober, ICBA menggugat OCC dan Comptroller Jonathan Gould di U.S. District Court for the District of Columbia. Perkaranya berjudul "Independent Community Bankers of America v. Office of the Comptroller of the Currency", nomor perkara 1:2026cv03441, dan ditangani Hakim Carl J. Nichols. Gugatan tersebut menantang aturan OCC yang terbit pada Maret 2026, Interpretive Letter 1176, serta persetujuan bersyarat yang diberikan kepada Protego Holdings. ICBA berpendapat bahwa izin bagi bank perwalian nasional untuk menjalankan aktivitas nonfidusia di bawah piagam tujuan terbatas (limited-purpose charter) telah "jauh melampaui" kewenangan yang diberikan undang-undang. Tuduhan ini belum diputus pengadilan.
ICBA meminta pengadilan menyatakan aturan Maret dan Interpretive Letter 1176 melanggar hukum, menghentikan OCC memberikan persetujuan baru dengan kerangka yang dipersoalkan, serta membatalkan persetujuan piagam bersyarat Protego.
OCC memiliki pandangan berbeda. Dalam pengumuman Februari yang memperkenalkan aturan tersebut, regulator menyatakan perubahan itu hanya memperjelas kewenangan yang telah lama dimiliki OCC untuk mengizinkan bank perwalian nasional melakukan aktivitas nonfidusia sambil menjalankan bisnis fidusia. OCC menegaskan aturan itu tidak memperluas maupun mempersempit kewenangan pemberian piagam. Aturan mulai berlaku pada 1 April. Mengutip Banking Dive, juru bicara OCC pada Senin mengatakan lembaga tidak mengomentari proses litigasi. Sebelumnya, Comptroller Gould menyatakan OCC menilai apakah pemohon memiliki peluang keberhasilan yang wajar, alih-alih menerapkan standar "tanpa risiko sama sekali".
Di luar Rain, sejumlah perusahaan aset digital dan pembayaran juga mengajukan izin terkait kustodian, penyelesaian (settlement), dan stablecoin tanpa menerima simpanan tradisional. Circle melangkah lebih jauh: pada Juli tahun ini, penerbit stablecoin tersebut memperoleh persetujuan final OCC untuk First National Digital Currency Bank yang beroperasi dengan nama Circle National Trust. Saat itu, crypto.news melaporkan bank tersebut akan memulai dengan layanan kustodian aset digital berbasis fidusia dan bisa melayani klien institusional tertentu pada tahap berikutnya. Pelamar lain berada pada tahap berbeda: Agora memperoleh persetujuan kondisional awal pada September setelah mengajukan aplikasi pada April; Zerohash mengajukan ulang aplikasi yang direvisi pada Agustus setelah OCC mengembalikan pengajuan sebelumnya.
Aplikasi Rain saat ini memasuki proses peninjauan OCC dan periode komentar publik. Rain menyatakan peninjauan mencakup masa komentar publik, dan bagian publik dari aplikasinya diperkirakan akan muncul di situs OCC. Belum ada tanggal keputusan; OCC akan meninjau sesuai jadwalnya sendiri.
Rain bekerja sama dengan firma hukum Paul Hastings untuk menyiapkan aplikasi ini. Penunjukan Soto sebagai Presiden dan CEO masih menunggu peninjauan OCC, dan bank yang diusulkan harus mengantongi seluruh persetujuan regulator sebelum mulai beroperasi. Catatan pengadilan publik menunjukkan gugatan ICBA masih pada tahap awal: setelah gugatan didaftarkan pada 2 Oktober, para pengacara hadir di pengadilan dan panggilan (subpoena) telah disampaikan secara elektronik kepada para tergugat dan pejabat federal.
Rain menyatakan proyek National Trust Bank ini merupakan inisiatif multi-tahun. Selama OCC meninjau permohonan piagam, layanan kartu, wallet, dan transfer dana Rain akan tetap berjalan. Perusahaan juga menegaskan bank yang diusulkan tidak akan mulai beroperasi sampai seluruh persetujuan yang dibutuhkan diperoleh.