ADR Infosys dan Wipro melemah setelah saham IBM anjlok 23% akibat kinerja kuartal II yang mengecewakan
Kekurangan pendapatan awal IBM pada Q2 ($17.2B vs estimasi $17.9B) dan penurunan 7% dalam penjualan infrastruktur memicu aksi jual ~23%, yang merembet ke perangkat lunak dan layanan TI. Proksi sektor (IGV -4.5%) dan rekan sekelas berkapitalisasi besar (MSFT, ORCL, CRM) turun, sementara nama-nama layanan seperti ADR Infosys dan Wipro juga melemah. Pergerakan ini memperketat sentimen risiko jangka dekat di seluruh perangkat lunak enterprise dan outsourcing.
Wawasan AIWawasan AI
▼ Bearish
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
IBM merilis laporan awal kinerja kuartal II dengan pendapatan $17.2 billion, di bawah estimasi analis $17.9 billion, dan pendapatan divisi infrastruktur turun 7%. Saham IBM anjlok 23% dalam sehari, penurunan harian terbesar dalam hampir enam dekade. Dampaknya merembet ke ADR Infosys dan Wipro yang turun masing-masing 3.39% dan 2.63%, sementara ETF sektor perangkat lunak IGV turun 4.5% dan sejumlah saham software besar juga terkoreksi.