user-avatar
Times of India

CEO IBM Arvind Krishna akui perusahaan ‘faltered’ setelah saham anjlok 25% dalam sepekan

Ringkasan Pasar AI
Pembaruan awal kuartal II IBM menunjukkan kekurangan pendapatan yang material dibanding ekspektasi Wall Street, didorong oleh kinerja mainframe Z yang lebih lemah dan perangkat lunak pemrosesan transaksi terkait, serta kekurangan penjualan infrastruktur yang tajam. Manajemen menyebut penundaan penutupan kesepakatan besar dan pergeseran belanja modal klien menuju server/memori yang pasokannya terbatas di tengah perkiraan kenaikan harga. Penurunan saham ~25% dalam sepekan menandakan penilaian ulang yang signifikan atas risiko eksekusi jangka dekat dan bauran belanja perusahaan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSKIBMR2USD/USDT+0.42%
Wawasan AI · NCSKIBMR2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
IBM merilis hasil awal kuartal II yang menunjukkan pendapatan jauh di bawah perkiraan Wall Street, di tengah penurunan penjualan infrastruktur. CEO Arvind Krishna mengatakan perusahaan “faltered”, seraya menyebut sejumlah transaksi besar tidak ditutup sesuai jadwal dan belanja modal pelanggan beralih sementara ke server, storage, dan memori yang pasokannya ketat. Ia menambahkan, kinerja seri mainframe Z serta perangkat lunak pemrosesan transaksi terkait berada jauh di bawah ekspektasi. Pada pekan tersebut, saham IBM jatuh 25%, menjadi penurunan mingguan terbesar dalam hampir empat dekade.