Saham Australia naik 0,2% setelah inflasi inti Mei tetap tinggi dan menjaga peluang kenaikan suku bunga

Inflasi inti Australia pada Mei naik 0,4% secara bulanan dan mendorong laju tahunan ke 3,6%, masih di atas target 2%–3%, sehingga memperkuat ekspektasi pasar bahwa RBA dapat kembali mengetatkan kebijakan. Indeks ASX 200 naik tipis 0,2% dengan saham teknologi memantul hingga 5,2%, meski saham semikonduktor AS seperti Micron jatuh lebih dari 13% pada sesi sebelumnya. Di Wall Street, pergerakan saham S&P 500 terbelah: sektor keuangan dan kesehatan menguat, sementara semikonduktor tertekan. Emas tidak banyak terbantu karena pasar belum melihat dorongan permintaan safe haven yang jelas maupun sinyal titik balik pada suku bunga riil.