Saham AS lebih stabil usai data inflasi, meski IBM anjlok

Ringkasan Pasar AI
CPI April sebesar 3,5% YoY berada di bawah ekspektasi, mendorong imbal hasil Treasury turun dan menstabilkan ekuitas AS, dengan S&P 500 rebound dan Nasdaq mengungguli. Lega pada suku bunga mendukung aset berisiko, meski kenaikan harga minyak dan bensin yang terkait dengan ketegangan AS-Iran menambah arus silang terhadap inflasi dan pertumbuhan. Penurunan tajam IBM tampak idiosinkratik dan tidak mengubah narasi yang dipimpin oleh faktor makro.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSISP5002USD/USDT+0.58%
Wawasan AI · NCSISP5002USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Saham AS bergerak lebih stabil setelah data menunjukkan inflasi April tidak seburuk perkiraan ekonom, meski harga minyak terus melonjak karena kekhawatiran AS dan Iran dapat kembali ke perang total. S&P 500 naik 0,4% dan Nasdaq menguat 1,1%, sementara Dow Jones turun 0,1%. Laporan tersebut juga mencatat konsumen AS membayar harga bensin, makanan, dan biaya hidup lain yang 3,5% lebih tinggi dibanding setahun sebelumnya.