Gift Nifty mengindikasikan pembukaan gap down pada 31 August; delapan saham untuk trading intraday
Ringkasan Pasar AI
Serangan AS-Iran yang meningkat di dekat Selat Hormuz telah menghidupkan kembali risiko gangguan pasokan, mendorong Brent dan WTI naik lebih dari 1% dan memicu nada risk-off yang lebih luas di seluruh pasar Asia. Saham India diperkirakan akan dibuka gap-down menurut diskon Gift Nifty di tengah petunjuk global yang lemah dan harga energi yang lebih tinggi. Geopolitik yang memanas dapat menjaga volatilitas minyak tetap tinggi dan menekan aset berisiko hingga kejelasan membaik.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT-2.97%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Saham India diperkirakan dibuka melemah pada 31 August seiring memanasnya ketegangan geopolitik AS–Iran dan melemahnya pasar global. Pada sesi sebelumnya, Sensex naik 330 poin ke 77,264 dan Nifty 50 bertambah 84 poin ke 24,175. Setelah AS melancarkan serangan udara ke pulau Iran di Selat Hormuz, Brent naik ke 89.18 dan WTI ke 84.32 karena kekhawatiran gangguan pasokan mendorong kenaikan harga minyak lebih dari 1%. Secara teknikal, bila indeks terus menembus ke bawah, pergerakan berisiko menguji area 23,800 hingga 23,650.