user-avatar
The Guardian

Delapan raksasa minyak raup laba hampir $93bn pada kuartal berakhir 30 Juni saat perang Iran picu lonjakan harga

Ringkasan Pasar AI
Guncangan tajam pada pasokan minyak yang terkait dengan perang AS-Israel melawan Iran mendorong harga minyak mentah naik di atas $126/bbl, memicu laba rezeki nomplok Q2 (~$93 miliar) bagi produsen minyak besar yang tercatat di bursa. Berita ini menegaskan kondisi pasokan jangka pendek yang ketat dan premi risiko geopolitik yang meningkat di pasar energi, sekaligus meningkatkan beban politik/regulasi melalui seruan baru untuk pajak rezeki nomplok dan kebijakan iklim yang lebih ketat yang dapat memengaruhi saham energi dan rencana belanja modal.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT-5.66%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Delapan perusahaan minyak terbesar yang tercatat di bursa mencetak total laba bersih hampir $93bn pada kuartal 2024 yang berakhir 30 Juni, hampir dua kali lipat dari kurang dari $50bn pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan itu disebut dipicu perang AS-Israel terhadap Iran yang memicu krisis pasokan minyak global dan mendorong harga minyak sempat menembus $126 per barel. Artikel tersebut menilai gangguan pasokan ini sebagai yang terbesar dalam sejarah pasar minyak global, dengan lonjakan harga energi menjadi pendorong utama kenaikan laba. Para pengkritik memperingatkan rumah tangga menanggung tagihan energi lebih tinggi di tengah memburuknya krisis iklim.