Harga minyak turun setelah IEA memproyeksikan surplus pasokan tahun depan usai kesepakatan AS–Iran
International Energy Agency (IEA) dalam laporan bulanannya memperkirakan pasokan minyak global akan pulih ke 110.3 juta barel per hari pada 2025 setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata, sehingga memicu surplus pasokan yang besar. Kontrak berjangka Brent Agustus turun 1.13% menjadi $78.65 per barel, sementara WTI Juli turun 1.26% menjadi $75.82 per barel. IEA menyebut ini sebagai “penilaian pertama terhadap keseimbangan pasokan-permintaan 2027” dan menegaskan “tahun depan akan muncul surplus pasokan yang signifikan”.