user-avatar
Times of India

India dan China tambah emas, pangkas kepemilikan US Treasuries saat bank sentral global borong 1.000 ton per tahun

Ringkasan Pasar AI
India dan Tiongkok meningkatkan cadangan emas sambil mengurangi eksposur terhadap US Treasury, memperkuat tren diversifikasi bank sentral selama beberapa tahun yang terkait dengan risiko geopolitik serta kekhawatiran sanksi/pembekuan aset. Data World Gold Council yang menunjukkan ~1.000 ton/tahun pembelian oleh bank sentral dan meningkatnya porsi emas dalam cadangan global mendukung berlanjutnya permintaan struktural terhadap emas batangan sebagai aset cadangan. Dalam jangka dekat, narasi tersebut mendukung peran relatif emas sebagai penyimpan nilai non-sovereign di tengah pergeseran komposisi cadangan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-0.04%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bank sentral India dan China meningkatkan akumulasi emas sembari mengurangi eksposur pada US Treasuries. Cadangan emas India naik 33,9% dalam tiga tahun menjadi 881 ton, sementara kepemilikan US Treasuries turun 22,5% dalam enam tahun menjadi $181 miliar; kepemilikan China turun 12,4% dalam setahun menjadi $651 miliar. Bank sentral global rata-rata membeli 1.000 ton emas per tahun dalam empat tahun terakhir, dua kali lipat dibanding rata-rata 500 ton pada dekade sebelumnya. Pergeseran ini dikaitkan dengan meningkatnya risiko geopolitik, pelajaran dari pembekuan aset, serta tren dedolarisasi jangka panjang.