16j yang lalu
Serangan Houthi menaikkan risiko pasokan minyak saat mengancam pipa 745 mil dan kilang Abqaiq Saudi
Kelompok Houthi yang menguasai pelabuhan-pelabuhan penting di Yaman memperluas pengaruh Iran atas Selat Bab al-Mandeb di Laut Merah, sehingga ekspor minyak mentah Saudi melalui jalur itu merosot dan sebagian pengiriman terpaksa dialihkan. Sekitar 4% pasokan minyak dunia terdampak, meningkatkan risiko pasokan untuk Brent dan WTI. Risiko juga bertambah karena jalur pipa utama dan infrastruktur energi Saudi berada dalam jangkauan ancaman.
16j yang lalu
17j yang lalu
Futures Dow Jones turun hampir 350 poin, saham AS diproyeksikan dibuka melemah saat minyak tembus $108 dan yield Treasury melampaui 5%
Serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi mendorong Brent menembus $108 per barel dan memperkuat kekhawatiran inflasi, sementara imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10 tahun menembus level 5% dan futures Dow Jones turun hampir 350 poin. Pasar bersiap menghadapi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Rabu. Kesiapan itu menguat setelah data menunjukkan harga konsumen AS pada Agustus meningkat lebih cepat, dan inflasi inti mencatat kenaikan terbesar dalam empat bulan terakhir.
17j yang lalu
17j yang lalu
Saham Eropa merosot ke level terendah tiga bulan, terdampak lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi
Saham Eropa jatuh ke level terendah tiga bulan pada Selasa, tertekan lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi AS. Indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,8% ke 630,99 poin, dengan sektor perbankan dan jasa keuangan memimpin pelemahan. UBS anjlok 4,2% setelah CEO Bank of America memperingatkan biaya investment banking pada kuartal ketiga diproyeksikan turun setidaknya 10%. Pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga Federal Reserve AS pekan ini.
17j yang lalu
17j yang lalu
Futures saham AS turun menjelang rapat The Fed, imbal hasil Treasury 10 tahun tembus 5% dan harga minyak naik
Futures indeks saham AS melemah pada Selasa, dengan futures Dow turun 266 poin, S&P 500 turun 28 poin, dan Nasdaq 100 turun 90 poin. Menjelang rapat kebijakan moneter The Fed, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin sekitar 92%, sementara imbal hasil Treasury AS 10 tahun menembus 5% untuk pertama kalinya sejak 2023 dan harga minyak ikut menguat. Di China, produksi industri dilaporkan tumbuh 5,2%.
17j yang lalu
17j yang lalu
Sensex anjlok lebih dari 1.300 poin dari puncak harian, Nifty turun di bawah 23.200 saat kapitalisasi pasar susut Rp 9 lakh crore
Bursa saham India melemah tajam, dengan Sensex jatuh lebih dari 1.300 poin dari puncak harian dan Nifty turun di bawah 23.200, sementara kapitalisasi pasar menyusut sekitar Rs 9 lakh crore. Imbal hasil US Treasury 10-year menembus 5% untuk pertama kalinya sejak 2023, memicu kekhawatiran suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Kenaikan harga minyak memperkuat kekhawatiran inflasi dan mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu aksi jual luas.
17j yang lalu
18j yang lalu
WTI ditutup di $100.05 untuk pekan yang berakhir 11 September, naik 9.37% di tengah gangguan Hormuz
Minyak mentah WTI ditutup di $100.05 untuk pekan yang berakhir 11 September, naik 9.37% dari penutupan pekan sebelumnya di $91.48. Kenaikan dipicu serangan terhadap kapal tanker, turunnya arus melalui Selat Hormuz, dan pasokan Saudi yang lebih ketat sehingga premi risiko meningkat. Momentum dinilai masih kuat namun sudah tegang, dengan $104.46 sebagai level breakout ke atas dan $90.87 sebagai acuan penurunan mingguan.
18j yang lalu
18j yang lalu
Brent naik 8,65% pada pekan yang berakhir 11 September, ditopang gangguan Hormuz dan turunnya pasokan Saudi hingga melampaui $100
Harga minyak mentah Brent naik 8,65% pekan ini dan ditutup di $104.61, didorong serangan terhadap kapal tanker, serangan di jalur pelayaran, serta berkurangnya arus melalui Selat Hormuz yang menaikkan premi risiko geopolitik. Momentum teknikal masih terlihat konstruktif. Namun Brent mendekati puncak pekan di $110.19. Jika ketegangan mereda, pasar berisiko menghadapi volatilitas ke bawah.
18j yang lalu