AS-Inggris Rilis Peta Jalan Aset Digital, Dorong Inovasi Stablecoin Teregulasi

Ringkasan Pasar AI
Peta jalan bersama AS-Inggris yang mendukung stablecoin teregulasi dan kerangka kerja terkoordinasi untuk aset bertokenisasi menandakan momentum kebijakan menuju aturan lintas batas yang lebih jelas. Dengan menekankan kustodi, pemisahan cadangan, perlindungan konsumen, dan prioritas dalam kebangkrutan, pernyataan tersebut mengurangi ketidakpastian hukum dan operasional utama yang telah membatasi partisipasi institusional. Komentar bahwa aturan AS sedang difinalisasi menjelang tenggat waktu 18 Juli memperkuat urgensi regulasi jangka pendek bagi struktur pasar kripto.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+3.21%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Huo Xing Finance melaporkan, mengutip The Block, Amerika Serikat dan Inggris memperdalam kerja sama di bidang aset digital melalui pernyataan bersama dari Transatlantic Future Markets Working Group. Kelompok ini menilai stablecoin teregulasi berpotensi meningkatkan efisiensi dan daya saing sistem keuangan. Working group yang dibentuk tahun lalu itu menargetkan penguatan koordinasi bilateral sekaligus mengurangi fragmentasi pasar. Dalam pernyataannya, mereka meminta Bank of England, Financial Conduct Authority (FCA) Inggris, serta Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dan Securities and Exchange Commission (SEC) AS untuk menyusun kerangka kerja penanganan aset bertokenisasi. FCA dan SEC juga diminta "mengeksplorasi opsi untuk memfasilitasi pembiayaan lintas batas". Pernyataan tersebut turut mendorong persaingan dan inovasi pada stablecoin, simpanan bertokenisasi, dan aset lain, dengan penekanan pada standar kustodian, pemisahan cadangan, serta perlindungan konsumen. Dokumen itu juga menekankan perlunya kepastian bahwa pemegang stablecoin memiliki klaim prioritas hukum yang jelas apabila terjadi kebangkrutan. Rilis ini bertepatan dengan peringatan satu tahun pengesahan Undang-Undang GENIUS di AS. Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menyampaikan dalam dengar pendapat di House Committee on Financial Services bahwa "aturan sedang difinalisasi menjelang tenggat 18 Juli".