Panel Senat AS targetkan pemungutan suara CLARITY Act sebelum reses Agustus
Ringkasan Pasar AI
Dorongan Senat untuk menggelar pemungutan suara atas CLARITY Act sebelum masa reses Agustus menandakan percepatan kemajuan legislasi AS terkait struktur pasar kripto. RUU tersebut akan membagi pengawasan antara CFTC dan SEC serta menciptakan jalur kepatuhan yang berbeda untuk komoditas digital dan sekuritas, yang berpotensi mengurangi ketidakjelasan regulasi. Namun, sejumlah isu yang belum terselesaikan (perlindungan sekuritas, pembiayaan ilegal, keamanan nasional, dan etika) membuat ketidakpastian implementasi dalam waktu dekat tetap tinggi.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.85%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan: Senator Cynthia Lummis, Ketua Subkomite Aset Digital Senat AS, mengatakan Senat akan melakukan pemungutan suara atas CLARITY Act sebelum para legislator memasuki masa reses Agustus.
Rancangan undang-undang ini ditujukan untuk memperjelas pembagian kewenangan regulator federal atas aset kripto, mencakup isu etika, penegakan hukum, perlindungan konsumen, dan kepastian pasar. Lummis menyebut proses negosiasi telah berlangsung 11 bulan, dengan Partai Demokrat mengajukan lebih dari 300 halaman amandemen.
Pembahasan saat ini masih berpusat pada ketentuan terkait Commodity Futures Trading Commission (CFTC), klausul penegakan, serta aturan etika bagi pejabat federal senior. Pada 5 Agustus, staf Demokrat di Komite Perbankan Senat mengidentifikasi lima area yang masih belum terselesaikan, termasuk perlindungan sekuritas, pendanaan ilegal, keamanan nasional, dan potensi konflik kepentingan presiden.
Disebutkan pula bahwa Donald Trump telah menerima usulan tandingan bipartisan yang memungkinkan jaksa agung negara bagian menegakkan aturan etika kripto federal. CLARITY Act akan menetapkan pembagian peran pengawasan antara CFTC dan U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), sekaligus membentuk jalur terpisah bagi komoditas digital dan sekuritas yang memenuhi kriteria.
Ketua CFTC Michael S. Selig dan Ketua SEC Paul Atkins sama-sama menyatakan dukungan untuk mendorong kerangka legislasi yang lebih jelas dalam regulasi aset digital.