Jumlah Uang Beredar M2 AS Naik 5,41% YoY Jadi US$23,22 Triliun pada Juli 2026

Ringkasan Pasar AI
M2 AS Juli 2026 naik 5,41% YoY menjadi $23,22T, pertumbuhan tercepat sejak pertengahan 2022, yang menandakan kembali meluasnya ekspansi likuiditas yang dapat memperumit dorongan The Fed untuk mengembalikan inflasi ke 2%. Data ini memperkuat risiko persistensi inflasi dan dapat menjaga ekspektasi suku bunga tetap tinggi, menekan aset yang sensitif terhadap durasi sekaligus mendukung lindung nilai inflasi. Pasar dapat menilai ulang keyakinan kebijakan jangka dekat dan asumsi suku bunga riil.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT+0.15%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan: Pada 26 Agustus, basis data FRED milik Federal Reserve Bank of St. Louis merilis pembaruan yang menunjukkan M2 AS (disesuaikan secara musiman) untuk Juli 2026 mencapai US$23,22 triliun, naik 5,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laju ini menjadi yang tercepat sejak pertengahan 2022 dan berpotensi menyulitkan Federal Reserve menurunkan inflasi ke target 2%. M2 merupakan ukuran luas jumlah uang beredar yang mencakup M1—seperti uang kartal yang beredar dan simpanan giro—serta aset yang kurang likuid, termasuk deposito berjangka bernominal kecil dan reksa dana pasar uang ritel. Data M2 yang disesuaikan secara musiman disusun dengan menyesuaikan tiap komponennya secara terpisah, lalu menjumlahkannya.