Data NFP AS Diperkirakan Masih Lemah; Perlu Kejutan Besar untuk Mengubah Arah Kebijakan The Fed

Ringkasan Pasar AI
Pasar bersiap menghadapi rilis data payrolls AS bulan Agustus yang lemah di tengah sebaran perkiraan yang luas, sehingga ekspektasi suku bunga jangka pendek tetap bergantung pada data. Retorika The Fed mengisyaratkan kebijakan kecil kemungkinan berubah tanpa adanya kejutan material di pasar tenaga kerja, dengan perhatian cepat beralih ke CPI minggu depan. Peluang kenaikan suku bunga sudah mereda, yang mengindikasikan sensitivitas USD dan suku bunga terhadap setiap penyimpangan pada data pekerjaan, pengangguran, atau pertumbuhan upah.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT+0.24%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan, pada 4 September pukul 20.30 waktu Beijing, AS akan merilis laporan nonfarm payrolls (NFP) Agustus. Konsensus pasar memperkirakan penambahan 56.000 pekerjaan, berbalik dari penurunan tak terduga 23.000 pada Juli. Proyeksi ekonom sangat bervariasi, dari minus 25.000 hingga plus 121.000, mencerminkan perbedaan pandangan yang tajam soal kondisi pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4,1%, meski sebagian ekonom melihat peluang naik ke 4,2%. Pertumbuhan upah tahunan diperkirakan melambat dari 3,2% menjadi 3,0%. Kepala ekonom Morgan Stanley Michael Gapen menilai pencabutan status perlindungan sementara (temporary protected status) bagi imigran Haiti dapat menekan NFP sekitar 15.000 pekerjaan. Di sisi lain, perekrutan di pendidikan pemerintah daerah serta sektor leisure dan hospitality diperkirakan memberi penopang. Mayoritas ekonom menilai, tanpa kejutan besar pada data NFP, rilis ini kecil kemungkinannya menjadi penentu langsung hasil rapat FOMC 15–16 September. Perhatian pasar diperkirakan beralih ke rilis CPI pekan depan. Gubernur The Fed Christopher Waller pada Kamis menegaskan bahwa bila data ke depan mengonfirmasi tekanan inflasi mereda, ia mendukung suku bunga ditahan bulan ini. Saat ini pasar memperhitungkan peluang 50% untuk kenaikan suku bunga pada September, turun dari 63,2% pada Rabu.