Departemen Keuangan AS Jatuhkan Sanksi pada Sektor Aset Digital Iran
Ringkasan Pasar AI
Treasury/OFAC AS memperluas sanksi untuk mencakup sektor aset digital Iran, meningkatkan kepatuhan serta risiko rekanan di seluruh jalur kripto. Langkah-langkah tersebut memperluas eksposur ke pelaku non-AS (bursa, meja OTC, pemroses pembayaran, infrastruktur) yang memfasilitasi arus terkait Iran, dengan potensi kehilangan akses ke keuangan AS. Publikasi dan penetapan alamat dompet tertentu meningkatkan intensitas penyaringan "taint" dan dapat mendinginkan likuiditas di venue yang terkait sanksi, memperketat selera risiko global.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.12%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Laporan ChainCatcher: Departemen Keuangan AS pekan ini mengumumkan bahwa industri aset digital Iran kini dimasukkan ke dalam kerangka sanksi yang selama ini digunakan untuk menekan sektor minyak, perbankan, dan keuangan Iran. Langkah ini memperketat pembatasan terhadap penggunaan kripto oleh Iran untuk mengakali sanksi.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari "Operation Economic Outcast", yang disebut sebagai "Economic DDay" terhadap Iran, dan dipandang sebagai eskalasi besar dalam eksposur risiko global terkait kripto. Di bawah aturan baru, Office of Foreign Assets Control (OFAC) di Departemen Keuangan AS berwenang menjatuhkan sanksi kepada individu di mana pun di dunia.
OFAC menilai Iran kian mengandalkan mata uang kripto sebagai sarana utama untuk menghindari sanksi, termasuk memfasilitasi transaksi yang terkait dengan Islamic Revolutionary Guard Corps serta pihak-pihak internal dalam rezim Iran. Bursa luar negeri, meja over-the-counter, pemroses pembayaran, dan penyedia infrastruktur yang secara sadar mendukung transaksi yang melibatkan sektor aset digital Iran berisiko masuk daftar sanksi dan kehilangan akses ke sistem keuangan AS.
OFAC juga menjatuhkan sanksi kepada anggota kelompok di bawah Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran (MOIS) yang dituduh menargetkan infrastruktur kritis AS, sekaligus mempublikasikan alamat dompet mereka. Alamat Bitcoin dan alamat kripto lain milik Behzad Mesri, pemimpin bersama kelompok tersebut, serta anggota Keyvan Fayyaz Ghareh Blagh dan Arman Kahzadian, telah dimasukkan ke daftar sanksi.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan Iran meluncurkan layanan asuransi untuk perusahaan pelayaran yang didukung Bitcoin. Pada Juli, AS juga membekukan aset kripto yang dikaitkan dengan rezim Iran, dengan porsi terbesar berupa stablecoin Tether.