Investor Asing Borong US$233 Miliar Sekuritas Jangka Panjang AS pada Mei

Ringkasan Pasar AI
Data Treasury TIC yang menunjukkan pembelian bersih asing sebesar $233B atas surat berharga AS jangka panjang pada Mei menandakan permintaan global yang luar biasa kuat terhadap durasi, mendukung kondisi pendanaan pemerintah AS dan berpotensi meredam tekanan kenaikan pada imbal hasil. Arus tersebut menyiratkan preferensi yang berkelanjutan terhadap aset berdaulat berkualitas tinggi dibandingkan alternatif, yang dapat memperketat likuiditas yang tersedia untuk aset berisiko pada margin. Data ini paling penting untuk eksposur suku bunga berdurasi panjang dan penempatan lintas-aset yang lebih luas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKTLT2USD/USDT-0.19%
Wawasan AI · NCSKTLT2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Investor asing membukukan pembelian bersih senilai US$233 miliar untuk sekuritas jangka panjang AS pada Mei, berdasarkan data International Capital (TIC) terbaru dari Departemen Keuangan AS yang dirilis pada 14 Juli. Angka ini melonjak tajam dibanding bulan-bulan sebelumnya dan menegaskan permintaan global terhadap utang pemerintah AS masih sangat kuat. Sebagai perbandingan, pada Maret pembelian bersih asing atas sekuritas jangka panjang AS tercatat US$96,5 miliar. Pada April, arus masuk mencapai US$50,5 miliar khusus untuk obligasi dan surat utang Treasury. Capaian Mei sebesar US$233 miliar jauh melampaui kedua bulan tersebut. Laporan TIC memantau arus lintas batas aset keuangan, mengukur berapa banyak dana asing yang masuk atau keluar dari sekuritas AS setiap bulan. Total kepemilikan asing atas Treasury AS diperkirakan telah mencapai sekitar US$9,5 triliun per awal 2026. Sekuritas jangka panjang menyumbang sekitar 84% dari total itu, menunjukkan porsi terbesar utang AS yang dipegang asing bukan bersifat parkir jangka pendek. Rincian data Maret memberi gambaran struktur pelaku pasar: investor asing swasta membeli US$111,4 miliar sekuritas jangka panjang AS, sementara institusi resmi justru menjual US$14,9 miliar. Hasil bersihnya tetap pembelian US$96,5 miliar. Lonjakan permintaan asing terhadap Treasury berpengaruh langsung pada biaya pinjaman pemerintah AS. Lebih banyak pembeli dalam lelang cenderung menahan imbal hasil agar tidak naik setinggi yang seharusnya, sehingga biaya pendanaan pemerintah lebih murah dan tekanan bagi Federal Reserve untuk mengetatkan kondisi moneter dapat berkurang. Di sisi lain, arus US$233 miliar ke utang pemerintah AS dalam sebulan berarti ada modal yang tidak mengalir ke aset alternatif. Fakta bahwa data TIC tidak memuat satu pun rujukan ke aset digital menjadi pengingat bahwa dana institusional masih bertumpu pada instrumen tradisional. Sepanjang 2026, kekuatan pembelian asing atas Treasury menggambarkan dinamika arus modal global yang melampaui satu titik data. Dari Maret hingga Mei, tren bergerak naik: US$96,5 miliar, lalu US$50,5 miliar pada April untuk obligasi dan surat utang Treasury, kemudian melonjak menjadi US$233 miliar pada Mei.