Stablecoin terbesar bukan yang paling sibuk: USDT unggul kapitalisasi pasar, USDC memimpin aktivitas on-chain

Ringkasan Pasar AI
Data Token Terminal menunjukkan USDC (ethereum:0xa0b86991c6...) memimpin kecepatan transfer stablecoin on-chain ($3.2T selama 30 hari) dibandingkan USDT ($1.3T), dalam total $6.5T transfer stablecoin/aset tertokenisasi di sekitar ~3.500 aset. Divergensi tersebut mengindikasikan use-case yang terdiferensiasi: USDC sebagai rel penyelesaian untuk DeFi, institusi, dan ekuitas tertokenisasi, sementara USDT berperilaku lebih seperti uang tunai yang ditahan dalam koridor remitansi. Ini menyoroti pergeseran "plumbing" likuiditas alih-alih permintaan dolar bersih.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKUSD2USD/USDT+0.00%
Wawasan AI · NCSKUSD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
USDT ($USDT) masih menjadi stablecoin dengan kapitalisasi pasar terbesar. Meski begitu, data Token Terminal menunjukkan stablecoin di alamat ethereum:0xa0b86991c6218b36c1d19d4a2e9eb0ce3606eb48 menjadi penggerak utama di on-chain, membukukan volume transfer US$3,2 triliun dalam 30 hari terakhir, jauh di atas Tether yang mencapai US$1,3 triliun. Dalam periode yang sama, total transfer stablecoin dan aset bertokenisasi mencapai US$6,5 triliun, tersebar di hampir 3.500 aset. Perbedaan ini mencerminkan fungsi yang berbeda: USDC lebih banyak dipakai sebagai "kuda kerja" untuk DeFi, penyelesaian transaksi institusional, serta pasar saham bertokenisasi yang kian berkembang. Sementara itu, USDT lebih sering berperan layaknya uang tunai yang disimpan, terutama di jalur remitansi. Nilainya sama-sama berbasis dolar, tetapi kecepatan perputarannya sangat berbeda.