Model Buyback SUI Manfaatkan Imbal Hasil Stablecoin untuk Dorong Pertumbuhan

Ringkasan Pasar AI
Model "SUI Buyback" terbaru milik Sui secara terprogram menggunakan imbal hasil stablecoin (dilaporkan berasal dari lebih dari $442M dalam cadangan) untuk membeli SUI setiap hari, mengalihkan pendapatan protokol dari ketergantungan pada biaya gas. Dengan imbal hasil stablecoin melampaui biaya gas pada bulan Juli dan aktivitas kumulatif mendekati 700M transaksi, mekanisme ini mengaitkan permintaan token yang berulang dengan penggunaan ekosistem dan pertumbuhan saldo. Fokus pasar akan tertuju pada pertumbuhan cadangan dan kondisi imbal hasil yang berlaku.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SUI/USDT+1.30%
Wawasan AI · SUI/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Program SUI Buyback kini memanfaatkan pendapatan imbal hasil stablecoin untuk membeli token setiap hari, menciptakan permintaan yang terkait langsung dengan meningkatnya aktivitas ekosistem. Hingga Juli, pendapatan dari stablecoin yield sudah melampaui pemasukan gas fee, menandakan Sui makin mengandalkan sumber pendapatan protokol yang lebih beragam, bukan semata biaya transaksi. Dengan hampir 700 juta transaksi kumulatif dan pendapatan sekitar US$2,1 juta, adopsi jaringan dinilai kian cepat dan menopang model buyback tersebut. Stablecoin yield jadi mesin pendapatan baru Sui Network memaparkan pembaruan kerangka ekonominya melalui pengumuman terbaru. Dalam skema ini, imbal hasil dari saldo stablecoin dialihkan untuk pembelian SUI berulang. Pendapatan tersebut menggantikan ketergantungan tradisional pada biaya transaksi. Pengumuman juga menyoroti transfer stablecoin peer-to-peer tanpa biaya di jaringan. Meski tidak dipungut fee, saldo stablecoin tetap menghasilkan imbal hasil dari waktu ke waktu. Pemasukan itu lalu digunakan untuk akumulasi token secara berkelanjutan. K A L E O membahas perkembangan ini melalui unggahan media sosial dan membandingkan struktur Sui dengan penerbit stablecoin besar. Ia menyebut mekanisme tersebut sebagai perubahan yang signifikan. Perbandingan itu menyinggung Tether dan Circle, yang memperoleh pendapatan cadangan dari aset berbasis Treasury. Pendapatan mereka saat ini tidak digunakan untuk buyback token native. Pertumbuhan pendapatan mencerminkan aktivitas jaringan yang melebar Data tambahan dari Sui Community memperluas konteks pengumuman tersebut. Disebutkan pembelian harian kini menggunakan imbal hasil dari cadangan stablecoin. Lebih dari US$442 juta dilaporkan berada dalam cadangan ekosistem. Menurut pernyataan itu, Sui Foundation membeli token SUI setiap hari di pasar terbuka dengan memanfaatkan yield dari lebih dari US$442 juta cadangan stablecoin yang dimiliki jutaan pengguna. Berdasarkan angka yang dibagikan, protocol fees dan stablecoin yield berjalan beriringan. Pendapatan digunakan secara terprogram untuk membeli SUI di pasar terbuka, lalu token yang diperoleh dialokasikan kembali untuk pengembangan ekosistem. Grafik pendapatan kumulatif mendukung narasi tersebut. Pendapatan naik stabil dari Januari hingga akhir Juli, dengan total kumulatif mendekati sekitar US$2,1 juta. Komposisi pendapatan juga berubah sepanjang periode pelaporan. Pada fase awal, gas fee menjadi kontributor utama. Setelah Mei, stablecoin yield berangsur menjadi penyumbang terbesar. Grafik juga menandai 24 April sebagai tonggak lain ketika gas fee direprisas lebih rendah di seluruh jaringan. Meski begitu, tren pendapatan tetap menanjak. Ada pula catatan terkait perubahan 20 Mei, saat transfer stablecoin tanpa gas mulai tersedia. Sesudah pembaruan operasional itu, akselerasi stablecoin yield terlihat lebih kuat. Struktur buyback membentuk model ekosistem sirkular Angka pendapatan harian mempertegas pergeseran keseimbangan tersebut. Pada 30 Juli, stablecoin yield menghasilkan sekitar US$7.300, sementara gas fee menyumbang sekitar US$1.700 pada sesi yang sama. Pertumbuhan transaksi juga konsisten kuat sepanjang linimasa. Menjelang akhir Juli, transaksi kumulatif mendekati 700 juta. Partisipasi jaringan tetap berlanjut meski biaya transaksi lebih rendah. Diversifikasi sumber pendapatan justru memperluas peluang pemasukan. Aktivitas stablecoin semakin menutup dampak gas fee yang menurun, sehingga pertumbuhan finansial jaringan tetap terjaga. Kerangka ekonomi ini mengusung pendekatan sirkular: stablecoin yield membiayai pembelian SUI berulang, lalu token yang dibeli diarahkan kembali ke pengembangan ekosistem untuk mendorong ekspansi lanjutan. Kinerja ke depan tetap bergantung pada sejumlah faktor terukur, termasuk pertumbuhan saldo stablecoin dari waktu ke waktu serta kondisi yield yang menentukan besaran modal buyback. Berbeda dari mekanisme burn tradisional, token yang dibeli tidak langsung dimusnahkan. Strategi ini menyalurkan pendapatan untuk akuisisi pasar yang berkelanjutan, sehingga pertumbuhan ekosistem berkorelasi dengan permintaan token yang berulang. Dengan demikian, aktivitas buyback harian SUI dinilai semakin merefleksikan penggunaan ekosistem yang lebih luas, bukan hanya perdagangan spekulatif.