Strive Tambah 1.110 BTC, tetapi Imbal Hasil BTC Nyata untuk Pemegang Saham di Bawah 2%

Ringkasan Pasar AI
Pembelian 1.110 BTC oleh Strive meningkatkan total kepemilikan ~5,5%, tetapi eksposur BTC per saham biasa naik hanya ~1,2% karena adanya kenaikan ~4,2% pada jumlah efektif saham biasa. Dokumen tersebut juga menunjukkan basis ekuitas preferen (SATA) yang terus berkembang yang dapat menambah klaim dividen tahunan yang disetahunkan secara bermakna dan memiliki prioritas di atas pemegang saham biasa, sehingga memperumit tampilan "Bitcoin yield". Hal ini menyoroti risiko dilusi dan struktur modal pada ekuitas treasury BTC alih-alih sebuah guncangan permintaan BTC secara langsung.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
BTC/USDT-1.89%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Perusahaan treasury Bitcoin Strive memborong 1.110 Bitcoin dalam sepekan, tetapi dampaknya ke pemegang saham biasa jauh lebih kecil dari angka pembelian di headline. Setelah memperhitungkan kenaikan jumlah saham, Bitcoin per effective common share hanya naik 1,19%. Dalam periode yang sama, basis kewajiban dividen saham preferen juga membesar. Berdasarkan tarif tahunan 13% yang disebut Strive masih berlaku per 10 Agustus dan nilai nominal (stated amount) SATA sebesar US$100 per saham, tambahan saham SATA tersebut diperkirakan menambah beban dividen preferen tahunan (annualized) sekitar US$5,74 juta. Mengacu pada laporan (filing) 24 Agustus, Strive membeli BTC pada 17–21 Agustus dengan harga rata-rata sekitar US$73.409 per BTC, sudah termasuk biaya dan pengeluaran. Total kepemilikan naik 5,48%, dari 20.246 BTC pada 14 Agustus menjadi 21.356 BTC pada 21 Agustus. Di sisi ekuitas, effective common shares (yang didefinisikan Strive sebagai saham Class A ditambah Class B) meningkat 4,24% pada periode yang sama, dari 86.037.123 menjadi 89.683.423. Hasilnya, Bitcoin per effective common share berada di kisaran 0,000238127 BTC, naik dari 0,000235317 BTC sepekan sebelumnya. Dengan metrik assumed fully diluted versi Strive, kenaikan terlihat sedikit lebih baik: Bitcoin per saham naik 1,34%. Perhitungan ini memasukkan opsi dan penghargaan karyawan yang belum vested, tetapi mengecualikan 26.596.010 saham yang menjadi dasar waran tradisional sesuai definisi perusahaan. Filing yang sama juga menunjukkan jumlah saham SATA beredar (outstanding) per 21 Agustus sebesar 8.270.815, bertambah 441.313 dalam sepekan. SATA adalah saham preferen perpetual dengan suku bunga variabel milik Strive, bukan utang. Dividen terakumulasi berdasarkan stated amount US$100 per saham. Dengan menerapkan tarif annualized 13% yang disebut sebagai tarif saat ini dalam rilis hasil 10 Agustus, tambahan saham tersebut menyiratkan tambahan beban dividen preferen annualized sebesar US$5.737.069. Perkiraan ini bukan kupon tetap maupun laporan kas yang benar-benar dibayarkan selama minggu tersebut. Karena tarif dividen bersifat variabel, biaya annualized akan berubah bila Strive menyesuaikannya. Strive juga menyatakan metrik Bitcoin Yield perusahaan tidak memasukkan biaya ini. Menurut perusahaan, Bitcoin Yield tidak memperhitungkan klaim senior pemegang saham preferen atas dividen dan aset, sehingga akresi yang kecil bagi saham biasa dapat terjadi bersamaan dengan membesarnya basis klaim preferen. Kas dan setara kas turut naik US$17,1 juta selama minggu itu menjadi US$171,9 juta. Meski begitu, filing tidak menyebutkan apakah kenaikan jumlah saham biasa atau penerbitan saham SATA digunakan untuk membiayai pembelian BTC, sehingga pergerakan yang terjadi bersamaan tidak dapat dianggap sebagai bukti adanya hubungan pendanaan. Kenaikan 1,19% ini menjadi pembalikan moderat dari cuplikan CryptoSlate pada 29 Juli dan 5 Agustus, ketika Bitcoin per effective common share Strive sempat menurun. Kali ini pembelian BTC melampaui pertumbuhan saham biasa, meski tipis, sementara basis pembayaran preferen ikut melebar.