Strategy Buyback 1,43 Juta Saham Senilai US$136 Juta, Cadangan Dolar Naik ke US$5,1 Miliar

Ringkasan Pasar AI
Strategy membeli kembali STRC preferred dengan dividen 12% senilai $136.4M sekaligus meningkatkan cadangan USD menjadi $5.1B, yang sebagian besar didanai melalui penjualan ATM atas ekuitas MSTR. Kepemilikan Bitcoin tetap datar (~840,447 BTC), menandakan pergeseran menuju pengelolaan neraca daripada akumulasi BTC tambahan. Penyangga kas yang lebih besar mengurangi tekanan jangka dekat untuk menjual BTC guna memenuhi kewajiban dividen, namun menyoroti ketergantungan pada akses pasar ekuitas yang berkelanjutan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+3.02%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy, perusahaan yang sebelumnya bernama MicroStrategy, menggelontorkan US$136,4 juta untuk membeli kembali 1.431.212 saham preferennya pada pekan yang berakhir 23 Agustus. Dalam periode yang sama, cadangan dolar AS perusahaan naik ke US$5,1 miliar dari US$4,8 miliar sepekan sebelumnya. Saham yang dibeli kembali adalah Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock dengan kode STRC. Instrumen preferen ini menawarkan dividen tahunan 12%. Aksi buyback tersebut merupakan bagian dari Digital Credit Securities Repurchase Program senilai US$1 miliar. Setelah transaksi terbaru ini, kapasitas yang masih tersedia dalam program buyback saham preferen tersebut tersisa US$516,6 juta. Terpisah, perusahaan juga memiliki otorisasi buyback saham biasa senilai US$1 miliar. Pendanaan buyback terutama berasal dari penjualan saham biasa Kelas A (MSTR) melalui skema at-the-market (ATM). Kenaikan cadangan dolar AS sebesar US$300 juta, dari US$4,8 miliar menjadi US$5,1 miliar dalam satu pekan, juga didorong oleh penjualan ekuitas lewat ATM. Pengajuan mingguan ke SEC menunjukkan pola berkelanjutan: penawaran ATM digunakan untuk menopang pembayaran dividen, buyback, dan pertumbuhan cadangan. Kepemilikan Bitcoin Strategy tidak berubah, tetap sekitar 840.447 BTC, dengan basis biaya sekitar US$75.385 per koin. Perusahaan mengumumkan perubahan pendekatan pada 29 Juni 2026 saat memperkenalkan Digital Credit Capital Framework. Kerangka ini menandai pergeseran dari net issuance murni (menjual saham untuk membeli Bitcoin) menuju manajemen neraca yang lebih aktif (menjual saham untuk membeli kembali saham lain dan membangun cadangan). Melalui BTC Monetization Program, Strategy memiliki kewenangan untuk melakukan penjualan Bitcoin hingga US$1,25 miliar guna mengisi kembali cadangan dolar AS atau membiayai buyback jika pasar ekuitas tidak lagi mendukung. Hingga kini, opsi tersebut belum digunakan. Dengan cadangan dolar AS US$5,1 miliar, Strategy menilai perusahaan dapat memenuhi kewajiban dividen saham preferen STRC dengan tingkat 12% tanpa harus menjual Bitcoin saat pasar melemah. Cadangan ini juga memberi ruang untuk melanjutkan pembelian kembali STRC pada level harga yang dinilai menambah nilai, terutama jika sahamnya diperdagangkan dengan diskon. Dengan sisa US$516,6 juta dalam program buyback saham preferen dan otorisasi buyback saham biasa US$1 miliar yang masih largely belum dimanfaatkan, Strategy memiliki ruang besar untuk meneruskan operasi tersebut. Fokus pasar selanjutnya adalah apakah pasar ekuitas tetap cukup reseptif untuk mempertahankan mesin ATM, atau perusahaan pada akhirnya perlu mengaktifkan opsi monetisasi Bitcoin senilai US$1,25 miliar.