Arus Masuk ETF Spot XRP Terhenti Setelah Delapan Pekan

Ringkasan Pasar AI
ETF spot XRP AS mencatat arus masuk nol, mengakhiri tren delapan minggu dan memperkuat pembalikan arah yang sudah disinyalkan oleh arus keluar satu hari baru-baru ini. Kemandekan ini melemahkan persepsi adanya permintaan institusional yang persisten dan bertepatan dengan memburuknya indikator derivatif/sentimen serta struktur harga yang lemah secara teknikal di bawah EMA kunci. Dengan AUM turun dari level tertinggi sebelumnya dan depresiasi harga mengikis nilai posisi yang telah terakumulasi, keyakinan jangka dekat terhadap eksposur XRP teregulasi tampak terganggu.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
XRP/USDT+1.36%
Wawasan AI · XRP/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ETF spot XRP mencatat arus masuk nol pada Senin, 13 Juli, berdasarkan data yang dikutip Invezz. Catatan ini mengakhiri rangkaian arus masuk selama delapan pekan berturut-turut yang sejak peluncuran produk pada November 2025 telah membukukan arus bersih kumulatif sebesar US$1,48 miliar. Menjelang jeda tersebut, arus masuk pada Jumat, 11 Juli hanya US$107.000. Sebelumnya, pada 8 Juli terjadi arus keluar harian US$7,29 juta yang menjadi titik pembalikan paling tajam. Pergerakan ini dinilai bukan sekadar sepi berita, melainkan pelemahan serentak pada sinyal permintaan utama yang biasa dipakai pasar untuk mengukur keyakinan: arus institusional, aktivitas derivatif ritel, dan sentimen—seluruhnya melemah pada sesi yang sama. Di balik perlambatan itu, rangkaian delapan pekan arus masuk sempat membentuk persepsi bahwa permintaan institusional terhadap eksposur XRP yang teregulasi bersifat kuat dan berkelanjutan. Narasi tersebut bertumpu pada konsistensi cetak positif tiap pekan. Ketika harga XRP tertahan dan gagal menembus area resistensi US$1,15 pada awal Juli, menurut data CoinStats, keyakinan yang mendasari pembelian berurutan ikut memudar dan menghasilkan pekan negatif pertama untuk ETF XRP dalam lebih dari dua bulan. Tujuh ETF spot XRP di AS secara kolektif mengelola aset sekitar US$988 juta, dengan sekitar 970,9 juta XRP dalam kustodian per 9 Juli, menurut FinanceFeeds. Nilai tersebut turun dari puncak di atas US$1 miliar pada awal 2026. Jika dibandingkan dengan arus masuk bersih kumulatif US$1,48 miliar, angka AUM itu menunjukkan sejauh mana depresiasi harga XRP telah mengikis nilai pasar dari posisi yang terakumulasi, meski arus bersih selama sebagian besar periode masih tercatat positif secara nominal. Fokus analisis kini bergeser: bukan lagi apakah arus masuk XRP mampu bertahan beberapa pekan, melainkan apakah struktur permintaan saat ini—lebih berat ke ritel, sensitif terhadap penolakan harga jangka pendek, dan belum ditopang alokasi institusional besar seperti yang diantisipasi saat peluncuran—cukup kuat untuk menyerap tekanan jual lanjutan. Dari sisi teknikal, koreksi harga XRP berlanjut ke sesi keempat berturut-turut pada Selasa. Harga bergerak dalam kanal menurun dan berada di bawah tiga exponential moving average (EMA) utama: EMA 50 hari di US$1,16, EMA 100 hari di US$1,26, dan EMA 200 hari di US$1,47. Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 39, mengindikasikan momentum masih dikuasai penjual. Area dukungan terdekat berada di US$1,04; penembusan berkelanjutan di bawah level ini membuka jalur teknikal menuju US$0,78, yang merupakan batas bawah kanal bearish saat ini. Di sisi fundamental, CEO Ripple Brad Garlinghouse mengungkapkan dalam sesi di University of Kansas School of Business bahwa perusahaan sempat serius mempertimbangkan untuk membubarkan perusahaan dan membagikan kepemilikan XRP kepada pemegang saham, alih-alih melanjutkan perlawanan atas gugatan U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) yang diajukan pada 2020. Ripple dan SEC resmi berdamai pada Mei 2025, setelah Hakim Analisa Torres sebelumnya memutuskan bahwa XRP itu sendiri bukan sekuritas—putusan yang membuka jalan bagi persetujuan ETF spot yang menyusul. Selisih antara arus masuk kumulatif saat ini sebesar US$1,48 miliar dan proyeksi tahun pertama JPMorgan menjadi konteks penting untuk menilai posisi permintaan institusional yang sebenarnya. Sejumlah episode arus keluar institusional sebelumnya juga menunjukkan arus dana ETF XRP cenderung lebih peka terhadap penolakan harga jangka dekat dibandingkan narasi awal peluncuran. Sumber: SoSoValue; XRPUSD / TradingView