Pengguna XRP Diimbau Waspada Phishing Lewat Situs Palsu yang Meniru Flare Network

Ringkasan Pasar AI
Pemegang XRP sedang menghadapi gelombang phishing aktif yang menggunakan situs web kloning dan akun dukungan yang dipalsukan, termasuk situs staking Flare Network palsu yang menurut otoritas Korea Selatan mencuri 3,4 juta XRP dari 71 korban (kerugian yang dilaporkan ~₩20B/US$13,4M). Berita ini meningkatkan risiko operasional dan reputasi jangka dekat seputar onramp dan dompet ekosistem XRP, yang berpotensi meredam keterlibatan pengguna seiring pengawasan keamanan semakin intensif.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
XRP/USDT+0.68%
Wawasan AI · XRP/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pengguna XRP kembali menjadi sasaran kampanye phishing yang memanfaatkan situs tiruan dan akun dukungan palsu untuk menguras dompet kripto. Sejumlah proyek di ekosistem XRP, termasuk Xora Finance dan dompet Xaman, mengeluarkan peringatan terkait tautan fraud, impersonasi di media sosial, serta penawaran staking abal-abal yang meminta pengguna menghubungkan wallet atau menyerahkan informasi sensitif. Menurut otoritas Korea Selatan, sebuah situs staking Flare Network palsu diduga menipu 71 investor dan mencuri 3,4 juta XRP. Kerugian ini diperkirakan bernilai sekitar US$8,5 juta pada saat penyelidikan. Polisi juga menyebut total kerugian dalam rangkaian kasus serupa melampaui ₩20 miliar, setara sekitar US$13,4 juta. Xora Finance menyatakan mendeteksi operasi penipuan terkoordinasi yang meniru merek-merek tepercaya di ekosistem XRP. Pendiri proyek, Joren Lundgren, memperingatkan bahwa pelaku membuat situs kloning untuk meyakinkan korban agar melakukan koneksi wallet atau menyetor aset. Pelaku juga memanfaatkan iklan berbayar di media sosial serta akun yang menyamar untuk meningkatkan kredibilitas. Dompet Xaman memperbarui imbauannya: pihaknya tidak pernah mengirim pesan langsung, meminta private key, meluncurkan token tidak resmi, atau membagikan airdrop mendadak. Proyek lain juga melaporkan pola serupa, termasuk akun palsu yang menyalin nama dan logo. Doppler Finance mengingatkan pengguna untuk memeriksa handle akun secara teliti karena penipu kerap menyalin foto profil dan identitas visual, tetapi menggunakan username berbeda. Tim keamanan dan pengembang proyek menekankan agar pengguna menghindari tautan dari iklan maupun DM, tidak mengakses situs yang belum terverifikasi, serta menolak permintaan koneksi wallet yang tidak jelas. Kasus-kasus ini kembali menegaskan pentingnya praktik keamanan self-custody di sektor aset digital, terutama ketika ekosistem XRP terus berkembang melalui aplikasi baru, solusi pembayaran, dan layanan terdesentralisasi yang juga menarik perhatian pelaku kejahatan.