Pemegang XRP kini bisa meminjam RLUSD di Ethereum tanpa menjual aset
Ringkasan Pasar AI
Persetujuan FXRP milik Flare sebagai agunan di vault RLUSD milik Sentora di Morpho memungkinkan pemegang XRP mengakses kredit berbasis Ethereum dan meminjam RLUSD tanpa menjual eksposur dasar. Hal ini meningkatkan efisiensi modal XRP, yang berpotensi meningkatkan permintaan untuk pencetakan FXRP, aktivitas bridging, dan likuiditas peminjaman. Underwriting risiko institusional dapat memperluas penerimaan agunan yang terkait dengan XRP di venue DeFi terkurasi, mendukung integrasi XRP yang lebih dalam ke pasar uang onchain.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
XRP/USDT-0.80%
Wawasan AI · XRP/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pemegang XRP kini dapat mengakses likuiditas RLUSD di jaringan Ethereum tanpa harus melepas kepemilikan XRP. Flare (@FlareNetworks) mengumumkan FXRP telah disetujui sebagai agunan di vault RLUSD milik Sentora pada @Morpho. Skemanya memungkinkan pengguna mengonversi XRP menjadi FXRP, menjembatani aset tersebut ke Ethereum, lalu meminjam stablecoin RLUSD dari Ripple sambil mempertahankan eksposur terhadap XRP.
Tim menyebut mekanisme ini serupa dengan peran WBTC yang membawa Bitcoin ke ekosistem DeFi. Mereka juga menilai ini menjadi kali pertama aset berbasis XRP lolos ke vault pinjam-meminjam Ethereum yang dikurasi dengan standar institusional.
CEO Flare, Hugo Philion (@HugoPhilion), mengatakan dukungan tim risiko institusional yang melakukan underwriting atas agunan "ripple:native" dinilai lebih bernilai ketimbang sekadar penambahan listing jembatan (bridge). Menurutnya, salah satu aset kripto terbesar selama bertahun-tahun lebih banyak menganggur, dan integrasi ke kredit on-chain menjadi cara untuk mengubah kondisi tersebut.