SEC Ajukan Kerangka Aturan Baru Kripto, Beri Pengecualian Penggalangan Dana hingga US$75 Juta

Ringkasan Pasar AI
Usulan "Regulation Crypto Assets" dari SEC akan memformalkan penggalangan dana token di AS melalui pengecualian startup sebesar $5M dan pengecualian sebesar $75M dengan laporan keuangan yang diaudit serta pelaporan, sekaligus memperkenalkan safe harbor bersyarat agar token dapat bertransisi keluar dari status kontrak-investasi setelah desentralisasi. Kerangka ini mengurangi ketidakpastian hukum terkait penerbitan dan pencatatan di bursa, yang berpotensi meningkatkan pembentukan modal dan penjaminan risiko untuk jaringan utama serta pasar token.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
ETH/USDT-1.01%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengirimkan rancangan aturan ke Gedung Putih yang akan membentuk kerangka regulasi komprehensif untuk penggalangan dana aset digital. Proposal bertajuk "Regulation Crypto Assets" ini menyiapkan pengecualian tertentu dari kewajiban registrasi sekuritas tradisional, sekaligus memperkenalkan mekanisme agar token kripto pada akhirnya dapat lepas dari klasifikasi "investment contract". Rancangan yang diajukan pada 18 Agustus di bawah Ketua SEC Paul S. Atkins tersebut menciptakan dua jalur pengecualian dari persyaratan registrasi yang selama ini membuat penggalangan dana kripto berbasis AS sarat risiko hukum. Pertama, pengecualian untuk startup: proyek tahap awal dapat menghimpun hingga US$5 juta dalam periode empat tahun tanpa melalui proses registrasi penuh. Kedua, pengecualian penggalangan dana hingga US$75 juta dalam jangka 12 bulan, dengan ketentuan tambahan berupa laporan keuangan yang diaudit serta kewajiban pelaporan berkelanjutan. Bagian yang paling menyedot perhatian industri adalah "investment contract safe harbor" bersyarat. Dalam rezim hukum saat ini, banyak token kripto diperlakukan sebagai investment contract, salah satu kategori sekuritas, karena nilainya dinilai bergantung pada upaya berkelanjutan tim pendiri atau promotor. Melalui safe harbor, penerbit dapat memutus keterkaitan tersebut setelah upaya manajemen yang esensial tidak lagi menjadi faktor penentu. Secara praktis, sebuah proyek dapat meluncurkan token sebagai sekuritas, menghimpun modal lewat pengecualian baru, membangun jaringan yang cukup terdesentralisasi, lalu mendorong reklasifikasi token menjadi aset kripto nonsekuritas. Proposal ini melanjutkan interpretasi bersama SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada Maret 2026 yang mengkategorikan sejumlah aset digital, termasuk Bitcoin dan Ether, sebagai nonsekuritas. Langkah tersebut menandai perubahan besar dibanding pendekatan yang lebih berfokus pada penegakan hukum pada periode kepemimpinan sebelumnya. Atkins menyebut inisiatif ini bertujuan menyeimbangkan dua prioritas: mendorong pembentukan modal di AS dan mempertahankan perlindungan investor yang menjadi inti hukum sekuritas. Rancangan aturan kini masuk masa komentar publik, dengan batas akhir pengajuan pada 20 Oktober. Bagi pasar, pengecualian penggalangan dana US$75 juta yang mensyaratkan audit menyediakan jalur yang lebih terstruktur untuk fundraising domestik, lengkap dengan cetak biru kepatuhan yang dapat menjadi acuan penjaminan oleh manajer dana. Ketentuan safe harbor juga menargetkan pertanyaan hukum yang lama menggantung: kapan, jika pernah, sebuah token berhenti menjadi sekuritas. SEC selama ini mengandalkan Howey test, kerangka Mahkamah Agung AS tahun 1946, untuk menilai status sekuritas aset kripto—namun kerangka itu tidak memiliki "tombol mati" yang jelas. Proposal ini mencoba menyediakannya. Bagi bursa, safe harbor berpotensi menurunkan beban kepatuhan untuk mencatatkan token yang telah berhasil terdesentralisasi. Bagi investor, aturan ini dapat memperjelas apa yang dibeli dan perlindungan regulasi apa yang berlaku pada setiap tahap siklus hidup sebuah token.