SEC Setujui Kenaikan 4x Batas Opsi BlackRock IBIT menjadi 1 Juta Kontrak
Ringkasan Pasar AI
SEC menyetujui perubahan aturan NYSE Arca untuk menaikkan batas posisi dan pelaksanaan opsi BlackRock IBIT sebesar 4x menjadi 1 juta kontrak, berlaku segera. Batas yang lebih tinggi ini seharusnya meningkatkan kemampuan institusi untuk melakukan lindung nilai dan mengekspresikan pandangan melalui derivatif yang teregulasi, mengurangi pemecahan venue, dan mendukung pembuatan pasar yang lebih ketat di sekitar ETF Bitcoin spot terbesar di AS. Meskipun komentar publik masih terbuka, perubahan ini menandakan normalisasi berkelanjutan infrastruktur derivatif ETF Bitcoin.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-0.90%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlackRock's iShares Bitcoin Trust (IBIT) melewati satu tahap penting di sisi regulasi. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyetujui kenaikan empat kali lipat batas posisi dan eksekusi opsi untuk ETF tersebut, dari 250.000 kontrak menjadi 1 juta kontrak untuk opsi yang tercatat di NYSE Arca.
Pemberitahuan SEC menyebut perubahan aturan yang diajukan NYSE Arca berdasarkan Section 19(b)(1) Securities Exchange Act dan Rule 19b-4 berlaku efektif segera. Dengan ketentuan ini, bursa dapat menaikkan jumlah maksimum kontrak opsi yang terkait IBIT, yang saat ini merupakan ETF spot Bitcoin terbesar di AS berdasarkan aset kelolaan. Meski sudah berlaku, SEC tetap membuka penerimaan komentar publik atas pengajuan tersebut.
NYSE Arca menilai batas lama 250.000 kontrak tidak lagi mencerminkan aktivitas perdagangan opsi IBIT saat ini. Kenaikan menjadi 1 juta kontrak ditujukan untuk menampung kebutuhan lindung nilai dan transaksi berukuran besar, membantu market maker mengelola inventori serta melakukan hedging dengan lebih efisien, dan mengurangi kebutuhan pelaku besar memecah transaksi ke beberapa venue hanya karena pembatasan di tingkat bursa.
Bursa juga menyatakan penyesuaian ini menyelaraskan batas IBIT dengan ketentuan serupa di Nasdaq ISE, Nasdaq PHLX, dan BOX Exchange, sehingga kerangka aturan antar-venue menjadi lebih konsisten.
Penyesuaian tersebut muncul di tengah meningkatnya minat institusional terhadap ETF spot Bitcoin. IBIT termasuk yang mencatat kinerja relatif kuat belakangan ini dan membukukan arus masuk yang menonjol dalam sepekan terakhir, mempertegas posisinya di jajaran ETF spot Bitcoin terbesar di AS. Bagi desk institusi dan trader derivatif berskala besar, batas posisi yang lebih tinggi menghilangkan hambatan praktis untuk mengeksekusi hedging besar yang efisien maupun strategi directional yang terkait eksposur Bitcoin.
Persetujuan SEC ini hadir setelah laporan kinerja BlackRock untuk kuartal fiskal II 2026, yang menunjukkan pendapatan naik 31% secara tahunan serta kenaikan target pembelian kembali saham kuartalan menjadi US$550 juta. Di sisi lain, BlackRock juga memperluas langkah di bidang tokenisasi: perusahaan bergabung dalam pilot tokenisasi DTCC bersama JPMorgan Chase dan Goldman Sachs untuk mengeksplorasi penyelesaian transaksi berbasis blockchain untuk saham dan U.S. Treasuries.
Persetujuan SEC ini berlaku khusus untuk opsi teregulasi yang tercatat di NYSE Arca dan tidak mengubah aturan untuk sekuritas bertokenisasi. Periode komentar tetap dibuka, sehingga ketentuan ini berlaku saat ini tetapi masih berpotensi dipengaruhi masukan publik. Pasar akan mencermati apakah batas yang lebih tinggi memicu peningkatan aktivitas derivatif di sekitar ETF Bitcoin dan bagaimana respons bursa lain.