SBI dan DigiFT tokenisasi dana saham Jepang US$130 juta, uji penyelesaian dengan JPYSC
Ringkasan Pasar AI
SBI, DigiFT, dan Startale menyelesaikan sebuah proof of concept di testnet Ethereum yang mencakup penerbitan, penyelesaian langganan yang nyaris instan melalui JPYSC, serta distribusi dividen onchain otomatis untuk sebuah dana ekuitas Jepang yang ditokenisasi. Proyek ini menandakan percepatan adopsi institusional terhadap sekuritas yang ditokenisasi dan jalur penyelesaian berbasis stablecoin. Eksplorasi yang direncanakan atas integrasi DeFi institusional (misalnya, pinjaman dengan jaminan, manajemen aset onchain) meningkatkan relevansi bagi infrastruktur smart contract Ethereum.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ETH/USDT+2.08%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
SBI Group, DigiFT, dan Startale Group merampungkan proof of concept (PoC) bersama untuk menunjukkan siklus penuh sekuritas yang ditokenisasi di testnet Ethereum dengan menggunakan stablecoin yen Jepang JPYSC. Uji coba ini mencakup penyelesaian (settlement) langganan dana yang nyaris seketika serta distribusi dividen on-chain secara otomatis.
SBI Group dan DigiFT tengah mendorong tokenisasi SBI Japan High Dividend Equity Fund yang dikelola SBI Asset Management. Dana tersebut memiliki aset kelolaan sekitar US$1,3 miliar dan disebut sebagai salah satu strategi ekuitas publik terkemuka di Jepang.
Dalam PoC tersebut, ketiga pihak menjalankan dua pengujian. Pertama, simulasi penyelesaian langganan dana nyaris seketika dengan JPYSC. Kedua, pemanfaatan smart contract untuk menghitung dan menyalurkan dividen secara otomatis ke dompet pemegang token yang memenuhi syarat setelah record date.
Selanjutnya, mereka berencana mengeksplorasi integrasi ekuitas Jepang yang ditokenisasi dengan platform DeFi institusional. Mereka juga mempertimbangkan kolaborasi dengan mitra ekosistem seperti Morpho dan Gauntlet untuk menguji skenario pemanfaatan, termasuk pinjaman beragunan dan pengelolaan aset on-chain.