Peretas Kasus Pencurian BTC Terkait Coldcard Gunakan THORChain untuk Menukar Sekitar 10% Dana Curian

Ringkasan Pasar AI
Laporan bahwa seorang penyerang yang terkait dengan Coldcard menukar ~10% BTC yang dicuri melalui THORChain menyoroti bagaimana likuiditas lintas-chain yang non-kustodian dapat mengurangi titik kemacetan terpusat dan mempersulit pelacakan. Bahkan perutean parsial dapat berfungsi sebagai uji likuiditas dan deteksi sebelum arus yang lebih besar bergerak, sehingga meningkatkan pengawasan dalam waktu dekat terhadap keamanan penyimpanan mandiri, kapabilitas forensik lintas-chain, dan protokol yang sering muncul dalam jalur pencucian uang. Rincian masih sebagian belum terkonfirmasi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+4.28%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pelaku di balik pencurian Bitcoin yang dikaitkan dengan Coldcard dilaporkan memanfaatkan THORChain—protokol likuiditas lintas-chain—untuk menukar sekitar 10% dari BTC yang dicuri. Langkah ini dinilai memperumit pelacakan on-chain dan kembali menyorot bagaimana dana self-custody dapat "dicuci" setelah keluar dari hardware wallet. Rute transaksi menjadi sorotan karena THORChain memungkinkan pertukaran aset native antar blockchain tanpa perantara kustodian. Artinya, Bitcoin hasil curian dapat dikonversi menjadi aset kripto lain tanpa melewati bursa terpusat yang berpotensi membekukan dana. Mekanisme ini juga menjelaskan mengapa THORChain kerap muncul dalam kasus-kasus penelusuran dana yang melibatkan pembobolan self-custody. POIN UTAMA - Penyerang dalam pencurian yang dikaitkan dengan Coldcard disebut memindahkan sekitar 10% Bitcoin curian melalui THORChain. - Fitur swap lintas-chain THORChain memungkinkan nilai berpindah ke aset lain tanpa "chokepoint" kustodian, sehingga arus dana lebih sulit diikuti. - Laporan ini masih belum sepenuhnya terkonfirmasi, dan sejauh ini baru sebagian kecil BTC curian yang terlacak melalui protokol tersebut. - Insiden ini melanjutkan rangkaian pemberitaan sebelumnya soal kerugian terkait Coldcard. AICryptoCore sebelumnya menyoroti dugaan gelombang serangan keempat yang menimpa Coldcard dengan nilai sekitar 388,9 BTC. Kasus ini disebut bagian dari pola yang lebih luas, di mana pengguna hardware wallet menjadi target melalui celah rantai pasok atau kompromi seed phrase. Mengapa perpindahan sebagian BTC curian tetap penting Bagi penyidik, memindahkan dana dalam porsi kecil tetap bernilai besar. Menukar sebagian dana lebih dulu merupakan pola uji coba pencucian yang umum: pelaku mengukur ketersediaan likuiditas, slippage, serta respons pemantauan—apakah pergerakan lanjutan berpotensi memicu pembekuan atau peringatan. Karena THORChain melakukan settlement ke aset native di chain tujuan, sebagian hasil dapat berakhir sebagai token berbasis Ethereum. Pergerakan berikutnya akan terlihat lewat penjelajah publik, termasuk catatan blockchain Ethereum. Di sinilah sisi "bermata dua" dari swap lintas-chain: jejak langsung BTC menjadi kabur, tetapi muncul jejak baru yang tetap dapat ditelusuri di chain penerima. Implikasi bagi keamanan wallet dan upaya pelacakan Bagi pengguna self-custody, pelajaran utamanya bersifat operasional. Saat seed atau perangkat penandatanganan sudah terkompromi, kecepatan transaksi on-chain menguntungkan penyerang, dan rute lintas-chain mempersempit waktu bagi bursa atau aparat untuk bertindak. Pemantauan berbantuan AI yang digunakan untuk melindungi wallet kini juga makin banyak dipakai untuk melacak aliran dana lintas-chain. AICryptoCore sebelumnya melaporkan bagaimana sebuah "red team" Bitcoin memakai Kimi AI untuk mencari potensi celah, menunjukkan analisis berbasis mesin dipakai baik untuk ofensif maupun defensif pada infrastruktur Bitcoin. Rincian kasus ini masih sebagian belum terkonfirmasi, dan porsi dana curian yang melewati protokol tersebut dapat berubah seiring pemetaan jejak transaksi berkembang. Bagi tim AI terdesentralisasi dan analitik on-chain, insiden seperti ini kian menjadi tolok ukur utama bagi perangkat forensik lintas-chain—kompetisinya makin bergeser menjadi model-versus-mixer, bukan lagi analis-versus-transaksi. Referensi sumber tambahan: source document 1. Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Pasar aset kripto dan aset digital memiliki risiko tinggi. Lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil keputusan.