Prospek Harga NEAR: Lonjakan Stablecoin dan Usulan Dana Protokol Angkat Harapan Pemulihan

NEAR Protocol mulai memperlihatkan sinyal pemulihan seiring fundamental on-chain menguat dan konfigurasi teknikal membaik. Meski masih jauh dari puncak tahunannya, perhatian investor bergeser ke indikator aktivitas jaringan ketimbang volatilitas jangka pendek. Likuiditas stablecoin di jaringan ini nyaris berlipat ganda hanya dalam sepekan, mengisyaratkan arus modal kembali masuk dan aktivitas ekosistem meningkat. Selama pembeli mampu mempertahankan area support kunci, pasar menanti apakah perbaikan fundamental ini bisa memicu reli pemulihan berikutnya. Pasokan stablecoin melonjak, arus modal masuk ke NEAR Pendorong bullish paling menonjol datang dari ekspansi cepat pasar stablecoin NEAR. Data DefiLlama menunjukkan total pasokan stablecoin di NEAR melonjak 98% dalam tujuh hari terakhir menjadi sekitar US$128 juta. Kenaikan tajam ini mencerminkan bertambahnya likuiditas yang masuk ke blockchain, yang umumnya mendukung aktivitas DeFi lebih tinggi, partisipasi pengguna yang lebih kuat, serta kondisi perdagangan yang lebih baik di berbagai aplikasi terdesentralisasi. Pencapaian tersebut juga menempatkan NEAR di atas sejumlah jaringan Layer1 mapan—termasuk Cardano, Polkadot, dan XDC—dari sisi pasokan stablecoin. Pertumbuhan ini dinilai bukan semata didorong transaksi spekulatif, melainkan mencerminkan pemanfaatan jaringan yang membaik, indikator yang kerap dipantau investor untuk menilai adopsi jangka panjang. Secara historis, meningkatnya likuiditas stablecoin sering menjadi sinyal awal menguatnya permintaan on-chain, sehingga menjadi salah satu perkembangan fundamental paling konstruktif bagi NEAR dalam beberapa bulan terakhir. Usulan Protocol Sovereign Fund memperkuat keyakinan jangka panjang Sentimen investor juga ditopang usulan tata kelola dari salah satu pendiri NEAR, Illia Polosukhin, yang mengajukan rencana pembentukan Protocol Sovereign Fund. Proposal ini menargetkan alokasi sekitar 30 juta token NEAR ke kas yang dikelola secara profesional untuk menghasilkan imbal hasil berkelanjutan. Alih-alih bergantung terutama pada emisi token, inisiatif tersebut bertujuan menciptakan pendapatan berulang guna membiayai pengembangan ekosistem sembari secara bertahap menekan tekanan inflasi. Meski masih dalam tahap pembahasan komunitas, banyak investor menilai langkah ini sebagai evolusi penting dalam tokenomics NEAR yang berpotensi memperkuat proposisi nilai jangka panjang protokol. Jika digabung dengan naiknya aktivitas stablecoin, proposal ini menambah optimisme bahwa NEAR memasuki fase pertumbuhan yang lebih sehat. Analisis harga NEAR: menanti breakout besar? Secara teknikal, NEAR terlihat mencoba membangun basis setelah berbulan-bulan berada di bawah tekanan jual. Grafik harian menunjukkan pembeli berulang kali mempertahankan zona support US$1,70–US$1,75, sehingga mencegah penurunan lebih dalam meski ada beberapa upaya bearish. Harga juga mendekati batas atas garis tren menurun yang menahan setiap reli sejak Juni, menempatkan token di area yang berpotensi menjadi titik penentu breakout. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) mulai pulih dari area oversold, menandakan momentum bearish berangsur melemah. Jika pembeli mampu merebut kembali level US$1,80, target kenaikan pertama berada di sekitar US$2,20, area support lama yang kini berubah menjadi resistance. Breakout yang bertahan di atas level tersebut berpotensi membuka jalan menuju zona suplai US$2,50–US$3,00, yang akan menjadi pemulihan terkuat dalam beberapa bulan terakhir. Sebaliknya, jika support US$1,70 jebol, struktur bullish menjadi tidak valid dan NEAR berisiko turun kembali menuju US$1,55. Bisakah NEAR memimpin pemulihan Layer1 berikutnya? Walau harga NEAR masih bergerak di bawah resistance utama, fundamentalnya membaik dengan laju yang cukup meyakinkan. Ekspansi likuiditas stablecoin yang cepat, ditambah potensi perombakan strategi kas protokol, memperkuat kepercayaan investor saat indikator teknikal mulai stabil. Konfirmasi pembalikan tren tetap membutuhkan breakout yang tegas di atas resistance, tetapi NEAR perlahan membangun narasi pemulihan yang kuat di antara jaringan Layer1. Jika pertumbuhan ekosistem terus meningkat dan bull berhasil merebut level teknikal kunci, token ini berpeluang tampil lebih baik pada fase pemulihan pasar kripto berikutnya.