Morgan Stanley Turunkan Rekomendasi Circle, Pangkas Target Harga ke US$38 karena Kekhawatiran Laju Pertumbuhan USDC

Ringkasan Pasar AI
Morgan Stanley menurunkan peringkat Circle menjadi Underweight dan memangkas target harganya menjadi $38, dengan alasan pertumbuhan sirkulasi USDC yang lebih lambat dari perkiraan serta meningkatnya persaingan dari produk kas yang ditokenisasi yang dapat menekan ekonomi pendapatan cadangan. Catatan tersebut juga menyoroti daya tarik yang terbatas pada volume pembayaran dunia nyata serta potensi biaya distribusi yang lebih tinggi dari mekanisme OpenUSD. Inisiasi bullish pada hari yang sama dari TD Cowen menegaskan adanya perpecahan di Street, tetapi penurunan peringkat tersebut menekan sentimen.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKCRCL2USD/USDT-2.07%
Wawasan AI · NCSKCRCL2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Saham Circle melemah setelah Morgan Stanley memangkas target harga dan proyeksi pertumbuhan, menyoroti kekhawatiran baru atas kemampuan penerbit stablecoin tersebut menjaga pendapatan berbasis cadangan seiring perubahan lanskap pasar. Pada Senin, Morgan Stanley menurunkan rekomendasi Circle Internet Group menjadi Underweight dari Equal Weight serta memangkas target harga secara tajam dari US$106 menjadi US$38. Bank investasi itu menilai ekspektasi jangka panjang adopsi USDC perlu diturunkan dan tekanan terhadap model pendapatan dari imbal hasil cadangan (reserve income) meningkat. Penurunan rating ini diikuti pelemahan hampir 6% pada perdagangan prapasar. Saham diperdagangkan di kisaran US$58,81 setelah riset dirilis. Di hari yang sama, TD Cowen justru memulai peliputan dengan rekomendasi Buy dan target harga US$82. Apa yang disorot Morgan Stanley Analis James Faucette menurunkan asumsi sirkulasi USDC versi Morgan Stanley sekitar 33% untuk 2027 dan 44% untuk 2028, dengan alasan USDC tidak berkembang secepat perkiraan sebelumnya. Morgan Stanley juga memangkas estimasi GAAP EPS Circle menjadi sekitar 3% di bawah konsensus untuk 2027 dan sekitar 20% di bawah konsensus untuk 2028. Morgan Stanley menilai persaingan dari produk “tokenized cash” seperti reksa dana pasar uang bertoken (tokenized money market funds) dan simpanan bertoken (tokenized deposits) berpotensi menarik dana dari cadangan USDC, sehingga menekan pendapatan dari imbal hasil cadangan. Laporan tersebut juga menyinggung inisiatif OpenUSD yang menghadirkan tata kelola bersama serta mekanisme cadangan yang dapat menaikkan biaya distribusi. Sementara itu, volume pembayaran “agentic” dinilai masih belum signifikan: Morgan Stanley memperkirakan pembayaran agentic sekitar US$41.900 per hari, yang mengindikasikan rata-rata transaksi sekitar US$0,24. Morgan Stanley turut mempertanyakan target jangka panjang Circle untuk membukukan pertumbuhan USDC rata-rata 40% per tahun lintas siklus. Mereka mencatat USDC "secara efektif tidak tumbuh" sejak kuartal III tahun lalu. Konteks pasar: transaksi besar, pembayaran riil masih kecil Mengacu pada data McKinsey, Morgan Stanley menyebut stablecoin memproses sekitar US$35 triliun volume transaksi yang telah disesuaikan pada 2025. Namun, hanya sekitar US$390 miliar yang dapat diidentifikasi sebagai pembayaran dunia nyata; mayoritas aktivitas masih berupa perdagangan dan transfer kripto, bukan transaksi perdagangan barang dan jasa. Kasus penggunaan pembayaran masih terkonsentrasi pada transaksi bisnis lintas negara, remitansi, dan belanja melalui kartu yang terhubung stablecoin. Morgan Stanley menilai area ini belum menghasilkan saldo yang bertahan lama dan ekonomi transaksi berulang yang cukup untuk mengimbangi tekanan pada bisnis reserve income Circle. Pandangan berbeda dari TD Cowen TD Cowen mengambil sudut pandang yang berlawanan, memulai peliputan dengan rekomendasi Buy dan target US$82. Analis Bryan Bergin menilai Circle berkembang melampaui sekadar penerbit stablecoin menuju infrastruktur keuangan yang lebih luas, dengan membangun produk di ranah pembayaran, layanan treasury, aset dunia nyata bertoken (tokenized realworld assets), interoperabilitas, serta perangkat bagi pengembang. Diversifikasi ini dinilai berpotensi memperluas sumber pendapatan dari waktu ke waktu dan menangkap adopsi stablecoin oleh institusi. Wall Street masih terbelah Rekomendasi analis masih terbagi. Data LSEG menunjukkan 16 dari 30 analis memberi rating Hold atau Sell, sementara 14 merekomendasikan Buy atau Strong Buy. Ini mencerminkan perbedaan pandangan terkait lintasan pertumbuhan Circle dan ketahanan model bisnisnya. Kemajuan regulasi, respons pasar belum solid Circle baru-baru ini memperkuat pijakan regulasinya dengan memperoleh limited-purpose trust charter dari New York Department of Financial Services untuk Circle New York Trust, melengkapi otorisasi federal trust bank dari OCC yang diberikan pada Juli (Circle National Trust). Circle menyatakan penerbitan USDC akan tetap melalui trust New York pada tahap awal sebelum beralih di bawah struktur trust federal. CEO Jeremy Allaire menyebut charter New York sebagai target jangka panjang yang memberi kejelasan regulasi. Circle juga termasuk penerima BitLicense awal pada 2015. Meski demikian, capaian regulasi belum menjadi penopang harga saham secara berkelanjutan. Saham Circle turun 2,54% pada 31 Juli, meski Cathie Wood melalui ARK Invest membeli 109.129 saham lewat ETF menjelang rilis laba kuartal II Circle. Fokus berikutnya Catatan Morgan Stanley menegaskan bahwa, terlepas dari kemajuan regulasi, prospek Circle tetap bergantung pada adopsi USDC dan aktivitas transaksi, serta kemampuan perusahaan menciptakan pendapatan yang berarti di luar reserve income. Investor kemungkinan akan memantau tren sirkulasi USDC, performa produk bertoken seperti USYC, perkembangan pembayaran agentic, dan sejauh mana upaya diversifikasi Circle berujung pada pendapatan berulang. Rancangan Clarity Act yang berpotensi mendefinisikan kerangka regulasi kripto di AS juga dinilai dapat menjadi katalis. Intinya, para analis belum sepakat apakah langkah Circle menuju pemain infrastruktur keuangan yang lebih luas mampu menutup risiko jangka pendek pada model reserve income, ketika ekonomi stablecoin dan persaingan terus berubah.