Volume transaksi Kalshi dan Polymarket pada 2025 tembus US$44 miliar

Ringkasan Pasar AI
Lonjakan volume dan pendapatan biaya Kalshi dan Polymarket menandakan institusionalisasi pasar prediksi yang cepat, yang berpotensi memperluas permintaan atas rel kripto-native dan likuiditas. Perkembangan regulasi tetap menjadi faktor kunci: struktur yang terdaftar di CFTC mendukung pertumbuhan di AS, sementara litigasi negara bagian yang sedang berlangsung dan perlakuan Uni Eropa yang tidak merata di bawah MiCA menimbulkan risiko headline dan kepatuhan, terutama bagi platform yang menggunakan penyelesaian, kustodi, atau transfer kripto yang mungkin memerlukan lisensi CASP.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.57%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan bahwa Kalshi dan Polymarket mencatat volume transaksi gabungan lebih dari US$44 miliar sepanjang 2025. Hingga April 2026, volume transaksi bulanan kedua platform mencapai US$24 miliar, melampaui rata-rata nilai taruhan bulanan platform taruhan olahraga legal di AS. Kalshi membukukan pendapatan biaya (fee) sebesar US$263,5 juta tahun lalu, dengan pendapatan tahunan tersetahunkan (annualized) kini melampaui US$1,5 miliar. Pasar prediksi berjalan dengan model bursa kontrak biner. Platform mempertemukan pembeli dan penjual tanpa memasang taruhan sendiri, tanpa menahan posisi, dan tanpa menanggung risiko atas hasil suatu peristiwa. Sumber pendapatan utama berasal dari biaya transaksi. Pendapatan tambahan dapat berasal dari lisensi data, akses API bagi trader institusional, serta biaya pembuatan pasar di sejumlah platform. Di AS, Kalshi berstatus designated contract market (DCM) dan terdaftar pada U.S. Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Polymarket kembali masuk pasar AS pada akhir 2025 melalui akuisisi QCEX, entitas yang diatur CFTC, senilai US$1,12 miliar. Sejumlah negara bagian masih mengklasifikasikan kontrak pasar prediksi sebagai perjudian, dan proses litigasi di tingkat federal maupun negara bagian masih berlangsung. Di Uni Eropa, Markets in CryptoAssets Regulation (MiCA) tidak secara langsung menetapkan status hukum kontrak pasar prediksi, sehingga klasifikasinya dapat berbeda antarnegara anggota. Bila sebuah platform menggunakan penyelesaian (settlement) berbasis kripto dan menyediakan layanan kustodian atau transfer bagi pengguna di UE, platform tersebut wajib mengantongi lisensi CryptoAsset Service Provider (CASP).