Induk NYSE, ICE, Menilai Avalanche untuk Platform Perdagangan Onchain 24/7

Ringkasan Pasar AI
ICE (induk NYSE) secara aktif sedang mengevaluasi Avalanche sebagai infrastruktur untuk Alternative Trading System onchain teregulasi 24/7. Meski belum ada kontrak yang dikonfirmasi, keterlibatan yang eksplisit menandakan due diligence institusional yang serius serta jalur potensial menuju penyelesaian/eksekusi sekuritas berbasis blockchain. Berita ini meningkatkan fokus pada positioning enterprise/subnet Avalanche dan dapat mengangkat sentimen jangka dekat di seluruh sekuritas yang ditokenisasi serta tema struktur pasar onchain institusional.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
AVAX/USDT+14.75%
Wawasan AI · AVAX/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk New York Stock Exchange (NYSE), tengah mengevaluasi Avalanche sebagai infrastruktur blockchain untuk platform perdagangan onchain 24/7 yang masih dalam tahap pengembangan. Informasi ini disampaikan Michael Blaugrund dari ICE/NYSE, yang menyebut perusahaan sedang berinteraksi aktif dengan tim Avalanche dalam proses penilaian untuk membangun Alternative Trading System (ATS). Dalam pernyataan yang dikutip dari unggahan akun resmi Avalanche pada 17 September 2026, Blaugrund mengatakan: "Saat kami mengevaluasi berbagai platform, Avalanche memenuhi banyak kriteria kami, sehingga kami sangat terlibat dengan timnya." Platform ATS tersebut belum memiliki tanggal peluncuran. ATS merupakan sarana perdagangan yang teregulasi dan beroperasi di luar bursa saham tradisional. Jika dibawa ke ranah onchain, ICE berpeluang menawarkan perdagangan sekuritas sepanjang waktu, sesuatu yang tidak didukung infrastruktur pasar konvensional. Apabila Avalanche dipilih, jaringan tersebut akan menjadi lapisan eksekusi dan penyelesaian (settlement) untuk sistem itu, yang berpotensi membuka eksposur langsung terhadap volume perdagangan ekuitas institusional. Bagi Avalanche, keterlibatan ini dipandang sebagai kandidat use case institusional berskala besar, sejalan dengan posisinya sebagai jaringan yang siap untuk kebutuhan enterprise melalui arsitektur subnet yang memungkinkan pembuatan blockchain khusus dengan aturan yang dapat disesuaikan, termasuk kontrol kepatuhan untuk platform keuangan yang diatur. Belum ada kemitraan atau kontrak yang dikonfirmasi. Pernyataan Blaugrund mencerminkan proses evaluasi yang masih berjalan, bukan keputusan final. ICE juga belum merilis pengumuman resmi, dan Avalanche belum menyatakan adanya kesepakatan yang ditandatangani. Sinyal awal berasal dari akun resmi Avalanche di X. Rincian lanjutan terkait jadwal, struktur ATS, serta pilihan blockchain final masih menunggu. Tanya Jawab (FAQ) Apa itu Alternative Trading System (ATS) dan mengapa relevan? ATS adalah sarana perdagangan teregulasi SEC yang mempertemukan pembeli dan penjual di luar bursa tradisional seperti NYSE. Membangun ATS di blockchain memungkinkan ICE menawarkan perdagangan sekuritas 24 jam, sesuatu yang tidak bisa dilakukan infrastruktur pasar tradisional. Apakah ICE sudah resmi memilih Avalanche? Belum. Michael Blaugrund menyebut Avalanche sebagai kandidat kuat yang "memenuhi banyak kriteria" dan mengonfirmasi adanya keterlibatan aktif dengan tim Avalanche. Hingga 17 September 2026, belum ada kontrak atau pengumuman pemilihan resmi. Jika terpilih, apa peran Avalanche? Avalanche akan menjadi infrastruktur blockchain yang menangani eksekusi dan settlement untuk ATS onchain milik ICE, sehingga jaringan ini terekspos langsung pada volume perdagangan sekuritas institusional. Sumber: Avalancheavax · Dipublikasikan oleh CoinsProbe Markets Desk