Harga Emas Terkoreksi Menjelang Pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole

Ringkasan Pasar AI
Emas telah terkoreksi dari level tertinggi tiga bulan karena pasar mengalihkan fokus ke data inflasi PCE AS dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole. Dukungan terbaru dari dolar yang melemah dan turunnya imbal hasil tenor panjang berpotensi diuji jika inflasi membuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi, yang biasanya menjadi hambatan bagi aset tanpa imbal hasil. Pergerakan harga dalam jangka dekat terkonsentrasi di sekitar zona support/resistance teknikal utama, yang mengindikasikan volatilitas tinggi yang dipicu oleh peristiwa.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-0.76%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga emas melemah ke area $4,640 pada Selasa setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Pasar kini menilai apakah reli hanya berhenti sejenak atau mulai berbalik menjadi koreksi yang lebih dalam, di tengah penantian data inflasi AS dan pidato perdana Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Mengutip Reuters, emas spot turun 0,2% ke $4,640.39 per ounce pada pukul 03.34 GMT, 25 Agustus, usai mencapai puncak tiga bulan. Kontrak berjangka emas AS nyaris tidak berubah di sekitar $4,696, sehingga harga futures tetap berada pada premi dibanding spot. Kenaikan emas belakangan ini ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil Treasury tenor panjang, setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana memperluas program buyback untuk surat utang berjangka lebih panjang. Indeks dolar berada di sekitar 98.96 pada perdagangan Asia, sementara pelaku pasar menimbang dampak intervensi Treasury serta kekhawatiran yang belum mereda terkait kebijakan fiskal AS. Fokus berikutnya mengarah ke data inflasi PCE AS dan pidato Jackson Hole pertama Warsh sebagai ketua The Fed. Jika inflasi bertahan tinggi, ekspektasi suku bunga dapat tetap tinggi—faktor yang biasanya menekan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Inflasi yang lebih lunak atau sinyal kebijakan yang kurang hawkish dapat membuka ruang kenaikan lanjutan. Dari sisi teknikal intraday, grafik 15 menit XAU/USD menunjukkan harga terkoreksi tajam setelah menguji area $4,680"$4,700. Pada kisaran $4,630, harga berada di antara resistensi terdekat dan zona permintaan pertama. Forex Expertise menandai $4,615"$4,623 sebagai area likuiditas dan reaksi intraday pertama. Jika zona tersebut bertahan, pembeli berpeluang mendorong harga menantang $4,658"$4,668 sebelum menguji kembali area likuiditas swing high $4,680"$4,692. Di atasnya, $4,700"$4,712 dipandang sebagai zona breakout jangka pendek yang krusial. Penutupan yang bertahan di atas $4,712 pada timeframe 15 menit akan meniadakan skenario bearish pada grafik dan memperkuat peluang kelanjutan tren naik. Risiko penurunan meningkat bila $4,615 ditembus. Support berikutnya berada di $4,588"$4,597, disusul area permintaan yang lebih kuat di $4,558"$4,568. Penurunan tegas di bawah $4,558 akan menjadi sinyal bahwa pullback berkembang menjadi koreksi yang lebih dalam, bukan sekadar retest. Untuk gambaran yang lebih panjang, grafik mingguan kontrak berjangka emas COMEX masih menunjukkan struktur yang konstruktif. Harga futures berada di sekitar $4,693, jauh di atas exponential moving average 50-minggu di sekitar $4,278. RSI mingguan berada di sekitar 59.7, kembali di atas level netral 50 tanpa memasuki area jenuh beli. Kombinasi ini mengindikasikan momentum membaik setelah koreksi dari puncak sebelumnya di atas $5,000. Selama futures bertahan di atas rata-rata 50-minggu yang menanjak, narasi pemulihan tetap terjaga. Kenaikan melewati puncak mingguan terbaru akan mengembalikan perhatian ke puncak besar sebelumnya, sedangkan penembusan turun di bawah moving average akan melemahkan tesis pemulihan. TD Securities mengatakan kepada Reuters bahwa emas masih mendapat dukungan, tetapi menilai masih terlalu dini untuk mencapai target $5,350, terutama bila tekanan inflasi membuat suku bunga bertahan tinggi. Dalam jangka sangat dekat, $4,615 menjadi ujian penurunan pertama, sedangkan $4,700"$4,712 merupakan pemicu bullish utama. Bertahannya support disertai keberhasilan merebut kembali zona resistensi tersebut akan membuka peluang kenaikan berikutnya. Sebaliknya, penurunan di bawah $4,558 akan mengarah pada koreksi yang lebih substansial.