Arah Regulasi Kripto AS Berubah usai FinCEN Tarik Usulan Aturan Wallet dan Cryptomixing
Ringkasan Pasar AI
Penarikan oleh FinCEN atas usulan aturan pelaporan untuk unhosted wallet dan cryptomixing menghilangkan hambatan regulasi jangka dekat tanpa mengubah kewajiban AML/sanksi yang sudah ada, sehingga mengurangi ketidakpastian seputar self-custody dan cakupan kepatuhan. Secara paralel, permintaan CFTC untuk masukan mengenai kerangka kripto ritel yang lebih luas menandakan pergerakan menuju standar federal yang lebih jelas, khususnya untuk aktivitas ritel berleverage atau dibiayai melalui registrasi, perlindungan kustodian, dan ekspektasi proof-of-reserves.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.42%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) menarik dua rancangan regulasi terkait aset kripto. Langkah ini dinilai mencerminkan pendekatan yang lebih terukur dalam penyusunan aturan kripto di Amerika Serikat, seiring regulator meninjau ulang usulan kebijakan berdasarkan masukan industri.
FinCEN menyatakan penarikan tersebut merupakan bagian dari proses berkelanjutan untuk merumuskan aturan yang lebih tepat dan relevan, dengan mempertimbangkan komentar publik. Salah satu usulan yang dibatalkan menyasar transaksi menggunakan nonhosted wallet (wallet yang dikelola sendiri), sementara usulan lainnya mengatur praktik yang dikenal sebagai cryptomixing.
Dalam rancangan aturan nonhosted wallet, lembaga keuangan berpotensi diwajibkan melaporkan seluruh transaksi yang melibatkan unhosted wallet milik nasabah dengan nilai minimal US$10.000. Untuk transaksi minimal US$3.000, lembaga keuangan juga akan diwajibkan menyimpan catatan terkait transaksi tersebut.
Karena kedua rancangan ini tidak pernah ditetapkan menjadi aturan final, penarikannya tidak mengurangi kewajiban kepatuhan yang berlaku saat ini. Dampaknya lebih pada mencegah persyaratan baru tersebut berkembang menjadi aturan di masa depan. Dengan begitu, ketidakpastian terkait regulasi self-custody berkurang, sementara kewajiban AntiMoney Laundering (AML) dan sanksi tetap berlaku.
CFTC siapkan kerangka pasar kripto yang lebih luas
Sejalan dengan upaya FinCEN mengurangi potensi friksi kepatuhan, Commodity Futures Trading Commission (CFTC) bergerak menuju aturan yang lebih jelas untuk pasar kripto. CFTC membuka periode komentar publik untuk transaksi kripto ritel berdasarkan Section 2(C)(2)(D). Ini menjadi langkah awal menuju kerangka nasional untuk pengaturan pasar kripto di AS.
Alih-alih menargetkan produk tertentu, CFTC meminta masukan mengenai kerangka nasional yang lebih luas, termasuk definisi kategori pasar baru untuk cryptocurrency dan aset digital lain. Kerangka tersebut juga ditujukan untuk menekan praktik abusif dan menetapkan standar minimum kepatuhan.
Usulan aturan yang dibahas mencakup kewajiban pemisahan aset nasabah, perlindungan permodalan, kontrol antimoneylaundering, serta proof of reserves. CFTC juga berencana menerima pengiriman ke wallet eksternal dalam 28 hari sebagai bukti "actual" delivery. Komentar publik dibuka selama 60 hari.
Potensi dampak pada pasar leveraged
Pertanyaan berikutnya adalah sejauh mana kerangka ini akan mengubah akses ke pasar kripto berleverage. Dalam rancangan tersebut, platform yang menawarkan margin, leverage, atau pembiayaan dapat masuk ke jalur pendaftaran federal khusus. Jalur ini menuntut kontrol lebih kuat atas aset nasabah, proof of reserves, serta tata kelola perilaku pasar.
Rancangan itu juga membuka peluang bagi futures commission merchants yang terdaftar untuk menjadi perantara utama transaksi ritel yang tercakup, sehingga beban kepatuhan bergeser ke platform yang mengambil tanggung jawab lebih besar atas aktivitas perdagangan dan pengelolaan aset nasabah.
Sementara itu, pasar spot murni tetap berada di luar kategori usulan ini, sehingga jalur regulasinya tetap terpisah. Kerangka tersebut berpotensi memperjelas batas antara perdagangan kripto biasa dan aktivitas berisiko lebih tinggi berbasis leverage, sekaligus memberi regulator pengawasan lebih ketat saat eksposur nasabah menjadi lebih kompleks.
Ringkasan
Regulasi kripto AS bergerak setelah FinCEN menarik usulan pelaporan unhosted wallet dan aturan cryptomixing. Di sisi lain, CFTC menyiapkan kerangka baru untuk transaksi kripto ritel dan aktivitas leveraged di pasar kripto AS.