Jerman Tambah Enam Institusi Berlisensi MiCA, Perlebar Keunggulan di UE
Ringkasan Pasar AI
Daftar MiCA ESMA yang diperbarui menunjukkan penyedia layanan aset kripto yang diotorisasi UE meningkat menjadi 331, dengan enam bank koperasi Jerman baru ditambahkan, memperpanjang keunggulan perizinan Jerman. Pertumbuhan lisensi yang berlanjut setelah tenggat transisi 1 Juli 2026 menandakan percepatan adopsi institusional dan meluasnya saluran distribusi yang patuh. Bank-bank Jerman yang mengintegrasikan perdagangan dan kustodi kripto ritel dalam hubungan yang sudah ada dapat mendukung permintaan dan likuiditas yang lebih luas di seluruh aset digital utama.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+2.07%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Menurut laporan CoinDesk, pembaruan daftar sementara MiCA oleh European Securities and Markets Authority (ESMA) mendorong jumlah penyedia layanan aset kripto berizin (cryptoasset service providers/CASP) di seluruh Uni Eropa naik menjadi 331.
Enam entitas terbaru seluruhnya berasal dari jaringan perbankan koperasi Jerman, sehingga mempertegas posisi Jerman sebagai negara dengan jumlah lisensi kripto terbanyak di UE. Dibandingkan versi daftar bertanggal 12 Agustus, enam institusi yang baru masuk adalah Raiffeisenbank Aidlingen, Ihre Volksbank, VR Bank Mittelfranken Mitte, Volksbank Euskirchen, VR Bank Ried Überwald, dan Volksbank Backnang.
Data registrasi terbaru menunjukkan jumlah CASP berlisensi di Jerman kini lebih dari dua kali lipat Prancis. Prancis berada di peringkat kedua dengan 35 lisensi, disusul Belanda dengan 29.
Penerbitan lisensi tetap bertambah meski masa transisi MiCA berakhir pada 1 Juli 2026. Berdasarkan data ESMA, jumlah lisensi MiCA yang masih berlaku di UE meningkat dari 244 pada 29 Juni menjadi 309 pada 23 Juli, dan kini bertambah lagi menjadi 331.
Dalam pembaruan sebelumnya pada Juli, empat institusi Jerman juga ditambahkan ke registri, yakni Raiffeisenbank Falkenstein Wörth, Spar und Kreditbank Rheinstetten, VR Bank Augsburg Ostallgäu, dan JT Technologies. Pada periode yang sama, anak usaha BNY Mellon di Belgia memperoleh otorisasi untuk layanan kustodi dan transfer kripto.
Bank-bank mitra mulai mengintegrasikan layanan kripto ritel. Ekosistem perbankan koperasi Jerman bukan hanya memperbanyak lisensi, tetapi juga mempercepat penyediaan layanan kripto bagi nasabah ritel. Pada Juli, dilaporkan DZ Bank mulai meluncurkan perdagangan kripto secara bertahap melalui bank-bank koperasinya, sehingga nasabah dapat membeli dan menjual aset digital langsung dalam hubungan perbankan yang sudah ada tanpa perlu membuka akun bursa terpisah.
Pada Januari tahun ini, DZ Bank menerima persetujuan dari Federal Financial Supervisory Authority Jerman (BaFin) dalam kerangka MiCA untuk meluncurkan platform meinKrypto. Layanan awalnya mendukung Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Cardano, dengan layanan kustodi disediakan oleh Boerse Stuttgart Digital. Langkah ini mencerminkan tren sebagian bank Jerman yang memasukkan perdagangan kripto ke dalam layanan keuangan yang ada, alih-alih menyerahkannya sepenuhnya kepada platform kripto independen.
Keunggulan Jerman dikaitkan dengan fondasi regulasi yang sudah terbentuk. BaFin sebelumnya menyebut banyaknya otorisasi MiCA di Jerman antara lain dipengaruhi ukuran sistem keuangan negara tersebut dan lebih besarnya jumlah lembaga kredit yang memenuhi syarat untuk menawarkan layanan kripto. Faktor lain, Jerman telah memasukkan kustodi kripto ke dalam layanan keuangan yang diatur sebelum MiCA berlaku penuh. Bagi institusi yang sudah beroperasi di bawah kerangka nasional, sebagian permohonan dapat memenuhi syarat prosedur yang disederhanakan saat beralih ke aturan terpadu UE.
MiCA menetapkan sistem perizinan yang seragam di Uni Eropa. Setelah memperoleh persetujuan dari otoritas nasional yang berwenang dan menuntaskan proses notifikasi, entitas dapat memanfaatkan mekanisme "passporting" untuk menawarkan layanan terkait di negara anggota lain.
Di luar ekspansi registri CASP, daftar MiCA lain yang dikelola ESMA relatif minim perubahan. Registri asset reference token masih kosong, registri electronic money token berisi 43 entri, dan daftar entitas yang tidak patuh tetap di 167. ESMA juga mengalihkan fokus dari proses perizinan ke pengawasan berkelanjutan atas entitas berizin, mencakup ketahanan operasional, kontrol kustodi, pengelolaan kunci, respons insiden, serta risiko layanan pihak ketiga.