Ethereum Ajukan EIP "Tapered Issuance Burn" untuk Menekan Inflasi dari Staking

Ringkasan Pasar AI
EIP Ethereum yang diusulkan "Tapered Issuance Burn" akan membakar sebagian dari imbal hasil teoretis para validator seiring meningkatnya partisipasi staking, mendorong imbal hasil staking bersih menuju nol di sekitar rasio staking 50%. Perubahan ini menargetkan dilusi yang didorong oleh staking dan risiko sentralisasi yang dipersepsikan dari konsentrasi kustodian yang tinggi, serta dapat meningkatkan frekuensi hasil pasokan ETH yang deflasioner bersama EIP-1559 dan pembakaran biaya blob. Pasar dapat menilai ulang ekspektasi kebijakan moneter ETH jangka panjang.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ETH/USDT+0.92%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ChainCatcher melaporkan, komunitas Ethereum mengajukan proposal peningkatan baru bertajuk EIP "Tapered Issuance Burn". Usulan ini menargetkan penyesuaian mekanisme penerbitan (issuance) ETH untuk meredam risiko sentralisasi dan pengenceran (dilution) yang muncul ketika rasio staking terlalu tinggi. Proposal mencatat rasio staking ETH menembus sepertiga dari total pasokan pada April 2026 dan masih terus meningkat. Dengan kurva penerbitan saat ini, bahkan jika seluruh ETH di-stake, imbal hasil staking diperkirakan tetap berada di atas sekitar 1,5%, sehingga tidak ada "mekanisme pemadaman" untuk insentif staking. Melalui EIP ini, sebagian dari imbalan teoretis validator akan dibakar pada setiap epoch. Tingkat pembakaran akan meningkat seiring naiknya rasio staking. Saat rasio staking mendekati 50%, imbalan staking bersih akan turun bertahap hingga nol. Menurut penulis proposal, mekanisme tersebut dapat membatasi ekspansi pasokan ETH yang berkelanjutan, mengurangi tekanan pengenceran bagi pemegang, menahan konsentrasi staking berlebihan pada institusi kustodian dan penyedia layanan staking, serta menjaga posisi ETH sebagai aset netral dan penyimpan nilai. Dalam desain "tapered issuance", penerbitan ETH diproyeksikan memuncak saat rasio staking sekitar 20%, dengan laju penerbitan tahunan sekitar 0,5%, lalu turun hingga nol ketika rasio staking mencapai 50%. Jika dikombinasikan dengan mekanisme pembakaran EIP1559 dan pembakaran biaya blob, pasokan ETH dinilai berpotensi lebih sering masuk ke wilayah deflasi ke depan. Para pengusul menegaskan solusi ini tidak ditujukan kepada staker tertentu, melainkan untuk menjawab isu pengenceran jangka panjang yang melekat pada kurva penerbitan saat ini, agar imbalan staking pada akhirnya lebih ditentukan oleh premi risiko pasar ketimbang insentif algoritmik yang bersifat tetap.