BeInCrypto: Telegram Serahkan Data Pengguna ke Otoritas Amerika Serikat

Dokumen pengadilan yang baru diajukan mengungkap bahwa Telegram menyerahkan nomor telepon, ID unik, dan alamat IP seorang pengguna, disertai stempel waktu koneksi yang presisi. Perusahaan menyebut pengungkapan itu dilakukan secara sukarela dan menolak mengakui yurisdiksi Amerika Serikat atas dirinya. Kasus ini mencuat di tengah kebijakan berbagi data Telegram yang kian luas setelah penangkapan Pavel Durov pada 2024.