Serangan militer AS bidik pelabuhan, bandara, dan jembatan di Iran
Ringkasan Pasar AI
Laporan mengenai serangan besar-besaran AS terhadap infrastruktur Iran di Hormozgan dan Sistan-Baluchestan meningkatkan risiko geopolitik akut di sekitar Selat Hormuz, sebuah titik sempit kritis bagi aliran minyak mentah global. Bahkan tanpa gangguan pasokan yang terkonfirmasi, meningkatnya risiko konflik dapat memperketat premi risiko di seluruh pasar energi, meningkatkan volatilitas tersirat, dan menekan aset berisiko yang lebih luas di tengah kekhawatiran eskalasi serta gangguan terhadap pelayaran, pelabuhan, dan logistik.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT-0.24%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ME News melaporkan, pada 17 Juli (UTC+8) dengan mengutip pemberitaan CCTV, militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke Bandar Abbas di selatan Iran. Serangan berskala besar itu memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah Bandar Abbas. Sasaran serangan disebut sebuah menara komunikasi.
Jet tempur AS juga dilaporkan menembakkan rudal ke Bandara Shahid Hashemi Nejad di Provinsi Sistan-Baluchestan, Iran tenggara. Warga setempat mengaku mendengar tiga ledakan keras di sekitar bandara.
Simpang jalur kereta di Bandar Abbas turut menjadi target dan menyebabkan dua orang terluka. Pada malam yang sama, sebuah jembatan di Pelabuhan Hamir, Provinsi Hormozgan, juga diserang. Pemerintah Provinsi Hormozgan pada 17 Juli menyatakan dua jembatan di wilayahnya terkena serangan, mengakibatkan dua orang tewas dan empat orang luka-luka. (Sumber: ODAILY)