BlackRock Turunkan Ambang Konversi Bitcoin In-Kind IBIT Jadi US$1 Juta
Ringkasan Pasar AI
BlackRock menurunkan ambang minimum konversi Bitcoin in-kind IBIT dari $25m menjadi $1m, yang menandakan berlanjutnya perbaikan infrastruktur institusional dan jalur menuju penghapusan ambang tersebut sepenuhnya. Kemudahan create/redeem in-kind dapat meningkatkan efisiensi ETF, mengurangi friksi bagi pemegang besar yang berpindah antara BTC spot dan unit ETF, serta mendukung likuiditas. IBIT juga mendominasi arus masuk terbaru ETF BTC spot A.S., memperkuat ketahanan permintaan meskipun terjadi penurunan baru-baru ini.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-1.16%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlackRock menurunkan ambang minimum transaksi untuk konversi Bitcoin secara in-kind ke saham iShares Bitcoin Trust (IBIT) dari US$25 juta menjadi US$1 juta bagi investor yang memenuhi syarat.
Mekanisme tersebut memungkinkan investor menukar Bitcoin menjadi saham IBIT melalui authorized participants, bukan bertransaksi langsung dengan BlackRock. Kepala aset digital BlackRock, Robbie Mitchnick, mengatakan perusahaan menargetkan agar ketentuan minimum itu pada akhirnya dapat dihapus sepenuhnya.
Kabar penurunan ambang ini disampaikan analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, usai berbincang dengan Mitchnick. Menurut Mitchnick, porsi kreasi dan penebusan in-kind masih menjadi minoritas dalam aktivitas ETF Bitcoin. Arus masuk dana umumnya datang dalam bentuk dolar baru, meski penggunaan skema in-kind meningkat sejak regulator mengizinkannya.
Dalam wawancara yang sama, Mitchnick menyinggung peretasan dompet Coldcard yang baru-baru ini terjadi. Ia menilai insiden itu sebagai kegagalan keamanan pada tingkat produk, bukan pelanggaran jaringan Bitcoin. Ia menyebut kerentanan tersebut dipicu oleh kesalahan dan menegaskan bahwa kasus peretasan dompet atau layanan lebih terkait dengan manajemen keamanan individual. Ia juga menambahkan ETF Bitcoin memberi eksposur tanpa membuat investor harus mengelola private key.
Mitchnick mengatakan BlackRock tidak melihat kepanikan yang meluas di kalangan investor ETF saat harga Bitcoin melemah. Ia menggambarkan basis investor ETF cenderung berorientasi kepemilikan jangka panjang.
Dari sisi arus dana, ETF Bitcoin mencatat sekitar US$1 miliar inflow mingguan berdasarkan data yang disertakan. Data Farside menunjukkan sekitar US$865 juta masuk ke dana spot Bitcoin di AS. IBIT memimpin dengan inflow US$693,5 juta, melampaui Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) yang membukukan US$116,5 juta pada periode yang sama.
Mitchnick juga membahas BITA, ETF Bitcoin premium income milik BlackRock. Produk ini menargetkan imbal hasil kisaran belasan persen menengah hingga tinggi dan volatilitas yang lebih rendah, meski ia memperkirakan pertumbuhannya akan lebih lambat dibanding IBIT. Ia juga menilai Bitcoin telah melewati lima siklus boom-and-bust besar, serta menyoroti pemisahan pergerakan Bitcoin dari saham baru-baru ini dalam konteks diversifikasi.