BTC, ETH, XRP Anjlok, Whale Ramai Akumulasi, Sinyal Beli Muncul

Sebagian besar mata uang kripto utama terpuruk dalam beberapa hari terakhir. Bitcoin memimpin penurunan, ambruk dari US$87.000 ke bawah US$81.000, level terendahnya dalam lebih dari dua pekan. Altcoin besar seperti XRP dan ETH ikut terseret, dengan XRP mencatat penurunan dua digit sepanjang sepekan. Pertanyaannya kini, apa yang dilakukan para whale selama periode itu dan ke mana arah aset-aset tersebut selanjutnya. Kasus BTC Penurunan BTC diduga dipicu derasnya arus keluar ETF, kepanikan atau FUD yang muncul akibat transfer besar dari pemerintah AS, sentimen makro, serta aksi ambil untung. Yang menarik justru akumulasi yang berjalan di tengah tekanan. Analis populer Ali Martinez menyoroti hal itu. Lewat video di X, ia menyebut para pemain besar gencar menekan tombol beli pada bitcoin dan menambah lebih dari US$1,2 miliar ke kepemilikan mereka dalam 72 jam. Dalam unggahan lain, Martinez menjelaskan indikator TD Sequential akhirnya memunculkan sinyal beli untuk bitcoin pada grafik empat jam. Sinyal ini hadir setelah aset tersebut turun 7% dalam beberapa hari dan mengisyaratkan potensi rebound. TD Sequential memunculkan sinyal beli pada grafik empat jam Bitcoin. Sinyal hadir setelah $BTC turun 5,55%, dari $86.976 pada 5 Oktober ke $82.150 hari ini. Sinyal ini menunjukkan koreksi mungkin mendekati akhir, dan rebound kini layak dicermati. — Ali Charts (@alicharts) 8 Oktober 2026 Kondisi ETH Altcoin terdepan ini juga jatuh dalam, merosot dari atas US$2.700 ke US$2.400 sebelum menemukan support. Meski sempat rebound ke US$2.500 pada Jumat dan tertahan di sana, ETH masih merah secara mingguan. Menurut Martinez, whale Ethereum tidak sekadar menonton. Kepemilikan mereka bertambah 0,64%, setara sekitar 166.000 token yang dibeli saat harga terkoreksi. Penurunan 8% pada ETH turut mengubah sinyal TD Sequential. Serupa dengan BTC, grafik empat jam memunculkan sinyal beli begitu harga tergelincir di bawah US$2.550, tempat harga saat ini berada. Martinez memperkirakan pemulihan bisa membawa ETH ke kisaran US$2.620 hingga US$2.650. Bagaimana dengan XRP? Token asli Ripple ini masih turun dua digit secara mingguan, kendati sudah bangkit dari titik terendah lokal di US$1,34. Sisi positifnya, penolakan di US$1,51 dan retracement setelahnya membuat whale kembali mengakumulasi. Martinez menyebut para pemain besar membeli lebih dari 45 juta token, senilai sekitar US$63 juta, saat harga merosot. Tidak mau kalah dari BTC dan ETH, grafik empat jam XRP juga memunculkan sinyal beli baru menurut TD Sequential. "Sinyal jual sebelumnya selaras dengan puncak lokal XRP. Kini pertanyaannya apakah sinyal beli ini menandai titik terendah lokal," tambah Martinez. Artikel ini pertama kali tayang di CryptoPotato.