Analis: Reli Bitcoin 20% Beri Sinyal Pasar Bear Bitcoin Bisa Sudah Berakhir
Ringkasan Pasar AI
Reli mingguan Bitcoin yang tajam dan penembusan di atas level resistensi kunci oleh para analis dibingkai sebagai transisi dari bear ke "soft bull market". Pergerakan ini sebagian besar dikaitkan dengan short covering alih-alih penumpukan posisi long berleverage baru, yang menyiratkan permintaan yang dipaksakan dan potensi volatilitas yang meningkat di dekat level teknikal utama. Pembacaan RSI pada kerangka waktu yang lebih tinggi yang netral disebut mengurangi kekhawatiran overbought dalam waktu dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.93%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitcoin akhirnya mencatat pekan yang sangat kuat. Aset kripto ini melonjak sekitar 25% dan sempat mendekati US$80.000 seiring reli yang kian mendapat momentum.
Analis yang dikenal sebagai Doctor Profit menilai fase bear market kemungkinan telah berakhir, menyusul penembusan BTC di atas sejumlah level resistance penting. Ia menyebut kondisi saat ini sebagai "Soft Bull Market".
Doctor Profit menempatkan US$71.000 sebagai area support yang sangat kuat dan US$78.500 sebagai resistance besar berikutnya. Pergerakan harga di antara kedua level tersebut ia anggap sekadar "noise". Ia tidak menutup kemungkinan harga menguji ulang area US$71.000, tetapi menurutnya hal itu tidak harus terjadi. Dalam pandangannya, wilayah tersebut adalah level terendah yang masih relevan bila Bitcoin terkoreksi sebelum melanjutkan kenaikan.
Jika BTC mampu menembus US$78.500, ia memperkirakan peluang terbuka untuk bergerak menuju sekitar US$82.000. Ia juga menilai "Soft Bull Market" dapat bereskalasi menjadi bull market penuh bila Bitcoin menembus US$82.000 dengan kuat.
Ia menambahkan, respons Bitcoin di sekitar US$60.000 menjadi indikasi bahwa modal besar siap masuk ketika sentimen takut kembali muncul. "Bulls menunjukkan mereka siap menempatkan ukuran posisi saat ketakutan muncul, sementara mereka yang menunggu US$50K, US$40K, atau titik dasar siklus empat tahunan yang 'magis' hanya bisa melihat pasar bergerak tanpa mereka. Secara pribadi, saya ragu pasar akan cukup 'murah hati' untuk memberi mayoritas kesempatan bersih lain di bawah US$71K," ujarnya.
Menjawab kekhawatiran bahwa Bitcoin sudah berada di zona overbought, Doctor Profit menyebut RSI mingguan dan bulanan masih berada di area netral. Ia mengakui RSI harian penting untuk pergerakan jangka pendek, tetapi tidak melihatnya sebagai risiko besar pada area harga saat ini.
Menurutnya, sebagian besar kenaikan terbaru lebih banyak dipicu short yang terpaksa ditutup ketimbang banjir posisi long berleverage baru atau pembelian spot besar-besaran. Dampaknya, "bears menjadi pembeli tanpa kemauan mereka."
Doctor Profit juga membandingkan dinamika psikologis pasar dengan pola 2023. Saat itu BTC naik dari sekitar US$16.000 ke US$25.000 (sekitar +56%), lalu terkoreksi sekitar 22% ke US$19.000. Indeks Fear and Greed kemudian masuk level "extreme fear", dan banyak holder yang bertahan selama bear market justru menjual karena khawatir akan terjadi penurunan besar lagi. Alih-alih ambruk, Bitcoin berbalik cepat dan melonjak dari sekitar US$19.000 ke US$30.000, hampir 60%. Ia menekankan perbandingan ini bukan soal mengulang pola harga persis, melainkan siklus psikologi yang berulang: ketakutan, tidak percaya, short squeeze, koreksi, kepanikan, kapitulasi, lalu ekspansi.
Sementara itu, analis Ali Martinez menilai lonjakan mingguan terbaru Bitcoin bisa menjadi sinyal awal bull market baru. Ia mengingatkan pada 2019 ketika aset kripto sempat naik hampir 32% dalam sepekan, serta Januari 2023 ketika BTC melonjak 25% pasca runtuhnya FTX meski sentimen sangat bearish. Martinez melihat konfigurasi yang mirip saat ini.
Pergerakan tersebut juga terjadi ketika banyak pelaku pasar menunggu titik dasar pada Oktober berdasarkan teori siklus empat tahunan.
Artikel "Bitcoin's Bear Market May Be Over After a 20% Rally: But What Comes Next? (Analyst)" pertama kali terbit di CryptoPotato.