Bursa Asia menguat, kekhawatiran kenaikan suku bunga mereda
Ringkasan Pasar AI
Saham Asia secara luas bangkit kembali seiring meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga AS lebih lanjut, menguatnya saham-saham AS, dan turunnya imbal hasil Treasury yang meningkatkan selera risiko. KOSPI Korea Selatan memimpin kenaikan setelah volatilitas ekstrem pada sesi sebelumnya, dengan kontrak berjangka KOSPI 200 sebelumnya memicu penghentian perdagangan otomatis (circuit breaker). Pemulihan terkonsentrasi pada saham teknologi megakap, karena Samsung Electronics dan SK Hynix melesat, menyoroti kembali sensitivitas terhadap suku bunga dan eksposur ekuitas yang sarat durasi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSIKOSPI2USD/USDT+2.33%
Wawasan AI · NCSIKOSPI2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CoinDesk melaporkan, pasar saham utama Asia umumnya berbalik menguat setelah kekhawatiran akan kenaikan suku bunga AS lanjutan mereda. Penguatan ekuitas AS dan turunnya imbal hasil US Treasury mendorong selera risiko di kawasan, termasuk pemulihan bursa Korea Selatan usai volatilitas tajam pada sesi sebelumnya.
Secara luas, saham Asia ditutup menguat. KOSPI Korea Selatan naik 1,09%, Nikkei Jepang bertambah 0,67%, Hang Seng Hong Kong menguat 2,22%, dan Shanghai Composite China naik 0,70%. Perbaikan sentimen terutama dipicu oleh melemahnya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan The Fed.
Sehari sebelumnya, pasar Korea mengalami gejolak besar. Menjelang reli ini, KOSPI sempat turun hampir 3% dalam perdagangan Rabu dan menyentuh level terendah 6.641,94 poin sebelum cepat pulih. Kontrak berjangka KOSPI 200 sempat melonjak hingga 5% dan memicu circuit breaker, menandakan volatilitas intrahari meningkat signifikan.
Saham teknologi menjadi pendorong utama. Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik lebih dari 7%, menjadi motor utama rebound pasar Korea Selatan.