Laporan temukan celah langkah Big Tech menangani pelecehan seksual anak online di Australia
Komisioner eSafety Australia pada 2026年7月14日 merilis laporan transparansi yang menilai Apple, Google, Meta, Snap, Discord, Microsoft, dan WhatsApp masih memiliki celah teknis besar dalam mengidentifikasi serta menghambat pemerasan seksual terhadap anak. Laporan itu menyoroti lemahnya pemanfaatan teknologi yang tersedia, termasuk analisis bahasa untuk mengenali coercion scripts yang umum digunakan pelaku. Antara July 1 dan Dec. 31, 2025, regulator menerima lebih dari 2,000 pengaduan terkait pemerasan seksual, dengan pria muda usia 18 to 24 sebagai kelompok yang paling terdampak.