8j yang lalu
Ferronoux pangkas kesepakatan lahan Okada Manila menjadi ₱1.5 miliar di tengah melemahnya sektor
Ferronoux merevisi perjanjian akuisisi lahan dengan Grup Okada di Manila dari rencana membeli tiga bidang senilai total ₱4.3 miliar menjadi satu bidang senilai ₱1.5 miliar. Pembayaran dilakukan melalui penerbitan sedikitnya 356 juta saham baru dengan harga sekitar ₱4.26 per saham, dan masih menunggu persetujuan RUPS pada 25 Agustus 2026. Perusahaan menargetkan implementasi penuh transaksi pada kuartal I 2027. Penyesuaian ini menandai penyusutan signifikan pada laju pengembangan dan alokasi modal, yang menambah tekanan fundamental bagi aset ekuitas pengembang properti lokal di Filipina.
8j yang lalu
1h yang lalu
Tiga operator telekomunikasi terbesar Filipina bentuk konsorsium proyek backbone kabel laut senilai $500 million
Tiga operator telekomunikasi terbesar Filipina meluncurkan proyek backbone kabel serat optik bawah laut bergaya “archipelagic” senilai $500 million untuk memperkuat ketahanan konektivitas broadband nasional dan kapasitas interkoneksi internasional. Proyek ini mencakup pembangunan stasiun pendaratan baru dan koneksi ke 14 kabel laut internasional guna meningkatkan redundansi jaringan. Pekerjaan ditargetkan berlangsung 24 bulan, dengan sasaran rampung sebelum Juni 2028. Peristiwa ini berada dalam ranah infrastruktur digital nasional dan tidak menyangkut dampak finansial atau operasional langsung terhadap aset keuangan tradisional yang disebut (ONUS, SUS, PLUG, BE).
1h yang lalu
7-31
Philippine Airlines tambah penerbitan obligasi dolar 5 tahun US$50 juta, total jadi US$350 juta
Philippine Airlines (PAL) menambah penerbitan obligasi dolar AS bertenor 5 tahun sebesar US$50 juta, sehingga total penerbitan menjadi US$350 juta dengan kupon 7,75%. Tambahan penerbitan ini digabungkan dengan tranche awal US$300 juta yang jatuh tempo 2031. Orderbook untuk penerbitan awal melampaui US$1,4 miliar, atau sekitar 4,5 kali dari jumlah yang ditawarkan. Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk kebutuhan modal jangka panjang, modernisasi armada, dan ekspansi penerbangan internasional.
7-31
7-31
Laba EastWest Bank semester I 2026 turun 17% karena pencadangan melonjak
EastWest Bank melaporkan laba bersih semester I 2026 turun 17% menjadi ₱3.4 miliar, seiring pencadangan untuk potensi kerugian kredit melonjak ke ₱10.1 miliar. Kinerja ini terjadi meski pendapatan bunga bersih dan pendapatan nonbunga masing-masing naik 21% dan 14%, sementara beban operasional meningkat 11%. Lonjakan biaya kredit itu memicu kekhawatiran pasar atas kualitas aset dan kemampuan pengelolaan risiko bank, yang berpotensi memengaruhi pergerakan sahamnya sebagai emiten perbankan di Filipina.
7-31
7-30
Rockwell tingkatkan kendali atas Alabang Town Center lewat kesepakatan ₱6.2 miliar
Rockwell Land Corporation menandatangani kesepakatan senilai ₱6.2 miliar untuk membeli tambahan 22.96% saham Alabang Commercial Corp., sehingga kepemilikannya naik dari 76.3% menjadi 99.26%. Langkah ini membuat Rockwell nyaris menguasai penuh entitas operator Alabang Town Center (ATC), kawasan komersial utama seluas 17.5 hektare di Alabang, Muntinlupa. Transaksi tersebut diungkapkan kepada Philippine Stock Exchange pada Kamis, 30 Juli 2026, dan memperkuat kontrol Rockwell atas aset premium berbasis pendapatan sewa serta kemampuan konsolidasi laporan keuangan.
7-30
7-30
MREIT naikkan dividen setelah laba semester I 2026 menguat
MREIT Inc., REIT milik Megaworld di Filipina, melaporkan pendapatan yang dapat didistribusikan sebesar ₱2.49 billion pada semester I 2026, naik 34% dari tahun sebelumnya. Pendapatan meningkat 26% menjadi ₱3.41 billion, sementara margin net operating income naik 121 basis points (bps) menjadi 81% seiring akuisisi aset terbaru, kenaikan okupansi portofolio, dan efisiensi operasional. Perusahaan juga mengumumkan transaksi senilai ₱27billion yang masih menunggu persetujuan regulator dan akan membawa portofolionya menjadi lebih dari 950,000 square meters (sqm).
7-30
7-30
Laba RCBC turun 22,6% pada semester I 2026 akibat lonjakan pencadangan
Rizal Commercial Banking Corp. (RCBC) melaporkan laba bersih semester I 2026 turun 22,6% menjadi 41,1 miliar peso, seiring kenaikan tajam pencadangan penurunan nilai kredit di tengah ketidakpastian geopolitik. Di sisi bisnis inti, total kredit naik 9% dan kredit konsumer melonjak 22%, sementara pendapatan bunga bersih meningkat 18,2%. Namun, tekanan pencadangan menahan kinerja laba. Rasio kecukupan modal berada di 13,4%, jauh di atas batas minimum regulator.
7-30
7-29
Laba bersih semester I-2024 AboitizPower naik 45% menjadi ₱18.4 miliar berkat kontribusi hidro, gas, dan PLTS baru
AboitizPower melaporkan laba bersih sebesar ₱18.4 miliar pada semester I-2024, naik 45% dari periode yang sama tahun lalu. Ebita perusahaan meningkat 27% menjadi ₱43 miliar. Kenaikan ini didorong perbaikan harga listrik pasar, tambahan kontribusi pembangkit hidro dan gas, serta beroperasinya tiga pembangkit listrik tenaga surya baru di Olongapo, Armenia, dan San Manuel. Perusahaan mengungkapkan kinerja tersebut dalam keterbukaan informasi di Philippine Stock Exchange.
7-29
7-29
Philex kembali mencetak laba pada kuartal II 2026 setelah Padcal pulih dan harga logam menguat
Philex Mining Corp. mencatat laba bersih ₱392 juta pada kuartal II 2026, berbalik dari rugi bersih ₱592 juta pada kuartal sebelumnya dan lebih dari dua kali lipat dibanding ₱171 juta setahun lalu. Pemulihan ini ditopang normalisasi operasional pabrik Padcal setelah rehabilitasi serta harga emas dan tembaga yang lebih tinggi, sehingga laba bersih inti mencapai ₱492 juta. Volume bijih yang digiling di Padcal pulih menjadi 1.56 juta ton, naik 68% dari kuartal I 2026. Abacus Securities Corp. menyebut hasil tersebut sebagai laba inti kuartalan yang mengejutkan setelah perbaikan pabrik selesai lebih cepat dari perkiraan.
7-29