Yen tembus 162 per dolar AS pada pekan pertama Juli 2026, garis pertahanan BOJ dinilai jebol
Bank of Japan (BOJ) gagal mempertahankan level 162 yen per dolar AS yang dipandang sebagai “garis merah”, setelah yen sempat turun ke level terlemah dalam 40 tahun. BOJ disebut telah menggelontorkan lebih dari $A100 miliar dari cadangan devisa untuk menahan pelemahan, namun selisih suku bunga struktural tetap melebar. Artikel ini memperingatkan bahwa jika Jepang terpaksa melakukan penjualan besar-besaran atas kepemilikan US$1.2 trillion US Treasuries, imbal hasil dapat melonjak, likuiditas dolar menyusut, dan pasar keuangan global terguncang. Risiko itu terjadi pada pekan pertama Juli 2026 bersamaan dengan lonjakan defisit fiskal AS, ketika utang pemerintah mendekati US$40 trillion, sehingga memunculkan risiko likuiditas sistemik.