11j yang lalu
Pendapatan Xpeng kuartal II naik 8% menjadi 19.74 miliar yuan, rugi bersih hampir tiga kali lipat
Xpeng melaporkan pendapatan kuartal II sebesar 19.74 miliar yuan, naik 8.0% dibanding setahun sebelumnya dan 51.5% secara kuartalan, berdasarkan hasil keuangan belum diaudit yang dirilis Senin. Marjin kotor naik menjadi 20.7%, tetapi rugi bersih melebar menjadi 1.34 miliar yuan, meningkat 179% dari 480 juta yuan pada periode yang sama tahun lalu. Rugi bersih non-GAAP tercatat 1.24 miliar yuan, dengan penyesuaian untuk beban kompensasi berbasis saham serta keuntungan nilai wajar atas liabilitas derivatif terkait imbalan kontinjensi. Perusahaan juga memberikan panduan pengiriman kuartal III sebesar 115,000 hingga 121,000 kendaraan.
11j yang lalu
8-1
Pengiriman Xpeng pada Juli naik 3,57% menjadi 38.027 unit, tetapi turun 5,23% dari Juni karena pasokan SUV Mona L03 terbatas
Xpeng mengirimkan 38.027 kendaraan secara global pada Juli 2024, naik 3,57% dibandingkan setahun sebelumnya namun turun 5,23% dari Juni. Sepanjang tujuh bulan pertama 2024, total pengiriman mencapai 204.004 unit, turun 12,78% secara tahunan. SUV berharga lebih rendah Mona L03 diluncurkan secara global di Munich pada 16 Juli dan memulai pengiriman pertama pada 22 Juli, tetapi peningkatan kapasitasnya belum terlihat mendorong angka bulanan. Perkembangan ini merupakan dinamika operasional produsen kendaraan energi baru dan berdampak langsung pada kinerja saham XPEV di AS, tanpa keterkaitan langsung dengan aset tradisional seperti SUS dan ONUS.
8-1
6-20
Uni Eropa siapkan tarif tambahan untuk PHEV impor dari China dalam beberapa pekan
Komisi Eropa tengah menyiapkan bea imbalan (countervailing duties) atas kendaraan plug-in hybrid (PHEV) yang diimpor dari China dan berencana menerapkannya dalam beberapa pekan ke depan. Langkah ini ditujukan menutup celah kebijakan karena tarif tambahan Uni Eropa saat ini hanya berlaku untuk impor battery electric vehicle (BEV) dari China sejak 31 Oktober 2024. Saat ini PHEV hanya dikenai tarif impor standar 10%, sementara BEV dikenai tarif tambahan spesifik pabrikan sebesar 17%-35.3% di atas tarif standar.
6-20